International Association for Relationship Research (IARR) adalah sebuah organisasi non-profit yang bergerak dalam skala internasional untuk mengembangkan berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan relasi intrapersonal maupun interpersonal. IARR membuka kesempatan bagi para peneliti dari berbagai belahan dunia untuk bekerjasama, berdiskusi, dan saling bertukar ide sehingga dapat saling mendukung dalam penerapan hasil penelitian dan mampu meningkatkan kualitas relasi ke arah yang semakin baik. Organisasi IARR rutin mengadakan konferensi ilmiah satu kali dalam satu tahun. Konferensi ilmiah IARR menjadi sarana bagi para partisipan, baik profesional maupun akademisi, baik senior maupun yunior yang berasal dari seluruh dunia untuk berkolaborasi menjawab permasalahan-permasalahan dalam relasi intrapersonal dan interpersonal.
Konferensi IARR tahun 2014 dilaksanakan pada tanggal 10-13 Juli di Melbourne Australia. Dalam konferensi tersebut, 3 poster penelitian mahasiswa Psikologi Universitas Sanata Dharma dan 1 poster penelitian dosen Psikologi Universitas Sanata Dharma telah dipresentasikan. Dari 3 poster penelitian mahasiswa tersebut, poster pertama berjudul Relationship Between Attachment to Mother and Self-Conscious Emotions in Indonesian Adolescent dipresentasikan oleh Flaviana Rinta Ferdian (Psikologi 2011), Fiona Valentina Damanik (Psikologi 2010), dan Marlina Sutandi (Psikologi 2011). Poster kedua berjudul The Mediating Role of Alexithymia on The Relation Between Attachment to Mother and Submissive Behavior in Indonesian Adolescent dipresentasikan oleh Maria Kristanti Dara N. W (Psikologi 2011), Felicia Anindita Sunanto P (Psikologi 2010), dan Natan Agung Purwanto (Psikologi 2011). Poster ketiga berjudul Acceptance and Self-Silencing: The Role of Personal and Dyadic Coping in Intimacy among Indonesiandipresentasikan oleh Martha Hesty Susilowati (Psikologi 2009). Dan satu poster penelitian dosen dipresentasikan oleh Cornelius Siswa Widyatmoko, M.Psi dengan judul Intimacy in Couple: Indonesian Lay People’s Perspective.
“Mengikuti konferensi ini banyak hal yang telah didapatkan, dalam dunia akademik dapat membuka jaringan dengan para peneliti bertaraf internasional dan para peneliti Indonesia lainnya. Mahasiswa menjadi lebih kritis melalui proses penelitian dan diskusi dengan berbagai macam perspektif, serta melatih kemampuan dalam mempresentasikan gagasan akademik dan meningkatkan kemampuan public speaking dalam Bahasa Inggris.” demikian tutur Flaviana Rinta Ferdian yang menjadi salah satu peserta konferensi IARR 2014.
Keikutsertaan mahasiswa dan dosen dalam konferensi IARR 2014 tersebut tidak lepas dari dukungan Dosen, Dekan, Ketua Program Studi, dan Wakil Ketua Program Studi di Fakultas Psikologi USD. Selain itu, dukungan lain didapatkan dari pihak Rektorat Universitas Sanata Dharma dan DIKTI (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi). (FRF/FVD)




