“Manusia adalah roh yang menjasmani dan bukan jasmani yang merohani”, demikian kata Rm. Dr. Ir. P. Wiryono Priyatamtama, SJ yang membimbing retret para Staf Campus Ministry (CM) Universitas Sanata Dharma, Jumat-Minggu, 27-29 Juni 2014. Retret ini bertema “Bertolak ke Tempat yang Lebih Dalam” bertempat di Rumah Bambu Shakuntala, Pantai Slili-Sadranan, Wonosari. Karena hakekat manusia adalah roh, maka hidup roh ini sangat tergantung pada seberapa banyak dan seberapa bermutu makanan rohani yang bisa disantap setiap hari. Roh yang menjasmani bila tidak dicukupi makanan rohaninya akan menjadikan manusia mati, yang ditandai oleh kekosongan, kekeringan, kehampaan, kehidupan tanpa arti, kehidupan tanpa makna, kehidupan tanpa kedalaman, dan kehidupan yang terombang-ambing dalam berbagai macam tawaran kenikmatan dunia.
CM USD menyadari bahwa perubahan-perubahan sedang terjadi dalam dinamika kehidupan kampus. Oleh karenanya, saat ini adalah saat yang tepat untuk merefleksikan semangat bertolak ke tempat yang lebih dalam, yaitu semangat untuk berani menyelami lebih dalam lagi sapaan Tuhan lewat dinamika civitas academica USD, dan menebarkan lebih jauh lagi jala semangat Ignasian di dalam kehidupan kampus. Dengan semangat ini, CM juga menantang setiap pribadi yang terlibat di dalam pelayanannya, untuk menjadi berani keluar dari zona nyaman masing-masing, dan mengambil tantangan baru mengembangkan pelayanan yang lebih baik.
Retret selama 3 hari ini dijalankan dengan model Latihan Rohani St. Ignatius. Pada latihan pertama, para peserta diajak untuk Memaknai Perutusan Saat Ini. Dalam tahap ini retretan bersama-sama memohon rahmat untuk bisa mengenal secara lebih mendalam Tuhan yang mengutus, sehingga mampu mengikutiNya lebih dekat, dan rela mencintaiNya lebih hangat. Latihan ke-dua yaitu Mengolah Pengalaman Kecemasan, Keprihatinan, dan Harapan. Retretan bersama-sama memohon rahmat untuk dipersatukan dengan seluruh dinamika perutusan GerejaNya di dunia pendidikan tinggi. Pada latihan ke-tiga, peserta bersama-sama mengolah semangat Belajar Beradaptasi. Dari tahap ini, para retretan bersama-sama memohon rahmat percaya akan penyelenggaraanNya yang ilahi dalam menghadapi berbagai ketidakpastian terkait masa depan. Latihan ke-empat atau terakhir adalah Membangun Kehendak. Pada tahap ini para retretan bersama-sama memohon rahmat pengertian mendalam atas begitu banyak kebaikan yang diterima dari Tuhan sehingga berani mencintaiNya serta mengikuti kehendakNya dengan penuh kebesaran hati.
Retret ini diikuti 11 orang, yang terdiri dari staf dan minister (non-religius) CM USD dan juga para pamong di Student Residence. Para peserta retret sangat bersyukur untuk bisa mempunyai pengalaman mengolah hidup dan perutusan di Universitas Sanata Dharma, khususnya dalam fungsi dan tugas mereka menemani anak-anak Allah yang sedang dalam proses belajar mencari kebenaran di universitas tercinta ini. Ad Maiorem Dei Gloriam. (CM)




