Misa Syukur dan Puncak Dies XIX Fakultas Farmasi Univeritas Sanata Dharma
Misa Syukur
Perayaan Misa Syukur Dies Natalis XIX Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Juni 2014 di Hall Selatan Kampus III Universitas Sanata Dharma . Misa Syukur dipimpin oleh Romo Sunu Hardiyanta, SJ. dihadiri oleh seluruh civitas akademika Fakultas Farmasi universitas Sanata Dharma. Perayaan ini mengambil Bacaan dari Injil Matius 8:5-13 menceritakan tentang seorang perwira yang datang kepada Yesus karena hambanya sedang sakit. Dalam homili Romo Sunu mencoba mengajak umat untuk berefleksi dengan bertanya kita sebagai pribadi yang mana? Apakah hamba yang menunggu pertolongan orang lain? Ataukah sebagai Perwira yang mau ‘rugi’ untuk membantu orang lain. Jika semua civitas akademika Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma menjadi pribadi yang mau ‘rugi’ waktu, ‘rugi’ tenaga, ‘rugi’ pikiran untuk mengusahakan sesuatu yang baik, sudah pasti Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma akan menjadi institusi yang semakin maju dan unggul.
Setelah Misa Syukur acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada 88 mahasiswa berprestasi yang dicapai dalam 1 tahun ini baik level nasional maupun internasional.
Puncak Dies Natalis
Puncak Dies Natalis XIX Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Juni 2014 di Ruang Drost Kampus III USD. Puncak Dies dihadiri oleh Rektor Universitas Sanata Dharma Drs. Johanes Eka Priyatna, M.,Sc., Ph.D, Dekan di lingkungan USD, Dosen Luar Biasa Program Studi Farmasi dan Program Studi Profesi Apoteker, Rekanan Fakultas Farmasi USD dari Apotek, Rumah Sakit dan Industri Farmasi di Yogyakarta serta semua civitas akademika Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma.
Puncak Dies Natalis XIX Fakultas Farmasi USD mengambil tema “Bertumbuh dalam Kebersamaa dan Semangat Baru”. Dalam Sambutannya Ketua Dies Natalis Florentinus Dika Octa Riswanta, M.Sc. menyampaikan bahwa usia 19 tahun merupakan usia dimana manusia mulai memaknai jati diri, memandang masa depan, dan memutuskan dengan bijak setiap langkah yang diambilnya. Bapak Dika juga menjelaskan rangkaian kegiatan dalam rangka Dies Natalis XIX Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharna antara lain pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi USD, kunjungan ke purnakarya dosen dan karyawan, ziarah, serta keakraban dengan keluarga dosen dan karyawan Fakultas Farmasi USD di Desa Wisata Pentingsari Cangkringan.
Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Ipang Djunarko, M.Sc., Apt. mengawali Laporan Dekan dengan refleksi terhadap tantangan dan harapan seperti tertulis dalam Laporan Dekan tahun 2013. Tugas mempersiapkan Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Farmasi USD tahun 2014-2017 telah diawali oleh Tim Renstra Fakultas Farmasi dan harus diselesaikan dibulan Juli 2014. Tongkat kepemimpinan Fakultas Farmasi USD mulai 1 Agustus 2014 beralih kepada pejabat baru dibawah kepemimpinan Aris Widayati, M.Si., Ph.D., Apt. Dekan melanjutkan dengan laporan kegiatan Tri Dharma Perguruan tinggi dan kegiatan lain di Fakultas Farmasi USD yang dilaksanakan berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Fakultas Farmasi USD tahun 2009-2013 terdiri dari 3 strategi pencapaian : 1. Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui penajaman Relevansi Kurikulum dan Peningkatan Suasana Akademik yang mengembangkan soft-skill 2. Pengembangan Applied Research and Social Resposibility 3. Pengembangan Layanan Eksternal dan Wirausaha.
Orasi Dies Natalis XIX Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma disampaikan oleh Dr. Erna Tri Wulandari, M.Si., Apt. dengan judul “Peran Herbal dalam Kesehatan”. Dr. Erna menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan dan keanekaragaman sumber daya hayati nomor 2 terbesar didunia setelah Brazil. Menurut data Kotranas tahun 2006 Indonesia memiliki 30.000 jenis tumbuh-tumbuhan dan 7.500 jenis di antaranya termasuk tanaman berkhasiat obat. Obat Herbal sekarang sudah diterima secara luas di negara berkembang dan negara maju, sebanyak 65% penduduk negara maju dan 80% penduduk negara berkembang telah menggunakan obat herbal. Prinsip pemakaian obat herbal adalah untuk promotif supaya badan terasa segar dan sehat, preventif mencegah supaya tidak sakit, kuratif menyembuhkan penyakit, rehabilitative pemulihan setelah sakit, paliatif mengurangi penderitaan pasien dengan penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
Rektor Universitas Sanata Dharma Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D dalam sambutannya memberi selamat kepada Fakultas Farmasi yang merayakan Dies Natalis XIX., semoga dengan perayaan Dies ini, Fakultas Farmasi memperoleh momentum bermakna untuk menegaskan peran, jati diri serta sumbangan pengetahuan demi turwujudnya masyarakat yang semakin bermartabat. Fakultas Farmasi USD mendapatkan tantangan untuk menghasilkan lulusan terbaik yang tidak hanya kompeten di bidang Farmasi tetapi juga memiliki kesadaran, kepekaan dan belarasa yang tinggi terhadap kondisi masyarakat. Rektor juga mengucapkan terima kasih atas bantuan, dukungan dan kerja keras semua pihak yang telah membesarkan Fakultas Farmasi USD sehingga menjadi salah satu Fakultas yang mempunyai reputasi tinggi di bidang akademik dan kemahasiswaan.
Acara Puncak Dies Natalis XIX Fakultas Farmasi yang dimeriahkan oleh Paduan Suara Farmasi
‘Veronica”, ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ipang Djunarko, M.Sc, Apt diserahkan kepada Dekan terpilih 2014-2018. Aris Widayati, M.Si., Ph.D., Apt., dilanjutkan ramah tamah.(dwi)




