Yogya... Yogya... Yogya istimewa... Yogya istimewa negerinya... Istimewa orangnya... Yogya... Yogya... Yogya istimewa... Yogya istimewa negerinya...Istimewa orangnya... Demikian lagu pembuka penampilan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Sanata Dharma membuka acara "Inaguration of Mr. George Iwan Marantika" dalam penganugerahan hononary Consul of Hongary with juridiction over the teritory of Yogyakarta and Central Java Provinces di hotel Phoenix, Yogyakarta, pada hari Senin 2 Juni 2014. PSM USD bersama Gerakan Tari Sanata Dharma (Grisadha) USD menampilkan kemampuannya dalam individu maupun kolaborasi.
PSM dan Grisadha USD secara istimewa diundang oleh Duta Besar Hongaria untuk Indonesia dalam memeriahkan acara penganugerahan konsul kehormatan. Malam penganugerahan kehormatan ini dihadiri oleh 11 mahasiswa Hongaria yang belajar di Indonesia khususnya di kota Yogyakarta,
para anggota APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia), Rektor Universitas Mercu Buwana, Rektor UAD, Rektor UAJY, Rektor UKDW, Rektor
UKRIM, Wakil Universitas Sanata Dharma (Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc., QIA), dan para Rektor lainnya, serta beberapa tamu undangan dari duta besar Hongaria untuk Indonesia. Dalam acara tersebut, PSM USD menampilkan lima lagu yaitu Yogya Istimewa, Romo Ana Maling, Don Dap Dap, Suwe Ora Jamu, dan Sayangkene, sementara itu Grisadha USD menampilkan tarian Suwe Ora Jamu, kemudian dikolaborasi dengan PSM dengan tari Jagones beserta lagu Sayangkene.
Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc., QIA) selaku perwakilan dari USD menyampaikan bahwa malam penganugerahan ini merupakan kehormatan pula untuk Universitas Sanata Dharma karena selain diundang untuk menjadi peserta dalam ikatan APTISI, juga diundang untuk memeriahkan malam penganugerahan ini melalui penampilan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) PSM dan Grisadha USD. Hal ini bisa terjadi karena Duta Besar Hongaria untuk Indonesia mengapresiasi tampilan PSM dan Grisadha USD beberapa waktu lalu di Buda-Pest, Hongaria. Lebih lanjut bu Ninik mengungkapkan bahwa melalui ajang ini USD mampu menampilkan kepada peserta yang hadir bahwa USD tidak hanya konsen pada bidang akademik saja tetapi juga pada bidang non akademik. Sesuai dengan motto USD sendiri yaitu mengarahkan para mahasiswa agar cerdas dan humanis melalui kegiatan seni.
Penampilan PSM dan Grisadha USD yang memakai pakaian adat daerah di Indonesia ini mendapatkan tanggapan yang meriah dan positif dari para tamu undangan. "Acara ini kami persiapkan sendiri mulai dari kostum sampai dengan make-up. Tampilan kami tidak jauh berbeda ketika di Buda-Pest sehingga waktu yang diperlukan untuk latihan cukup tiga hari saja mulai dari latihan vocal sampai dengan latihan koreografinya. Saya pribadi sangat senang karena mendapatkan kesempatan kedua menghadiri dan menampilkan kesenian atas undangan dari Duta Besar Hongaria untuk Indonesia. Lagu-lagu yang kami tampilkan dan kesenian tari yang kami tampilkan adalah kesenian daerah yang kaya akan nilai-nilai budaya." demikian ungkap Maria Elga Erstentia (PBI 2012) yang menjadi salah satu anggota PSM USD yang tampil dalam acara tersebut. (FXAP)




