Untuk ketiga kalinya Badan Eksekutif Mahasiswa USD bekerja sama dengan Humas USD menyelenggarakan ajang pemilihan Duta Sanata Dharma (Dusadha). Malam Puncak Pemilihan Duta Sanata Dharma 2014 digelar di Ruang Koendjono Kampus 2 USD pada hari Jumat, 30 Mei 2014. Acara tersebut dihadiri oleh Romo Patrisius Mutiara Andalas, S.J., S.S., S.T.D. selaku Wakil Rektor III USD dan Budi Setyahandana, S.T., M.T., selaku Kepala Humas USD. Hadir pula Putra Persahabatan Bantul yang juga berasal dari prodi Farmasi USD, Rio Irawan.
Young and Inspiring. Begitu tema yang diangkat dalam acara tersebut. Ketujuh finalis yang masuk dalam grand final adalah(1) Vina Alvionita Soesilo - Farmasi 2011, (2) Maria Dewi Rosari - PBI 2012, (3) Khariton Ade N. Tjahjadi - PBI 2012, (4) Febri Galih Adi Candra - PBI 2012, (5) Erica Atnil - PMat 2011, (6) Aprilini Khaterin Johan - Farmasi 2012, dan (7) Agustina Wulandari - PBI 2012. Sebelumnya, mereka telah mendapatkan pembekalan mengenai public speaking, pengetahuan tentang Universitas Sanata Dharma, dan kemampuan modelling.
Acara inti menampilkan video promosi dari masing-masing finalis yang berisi motivasi dan berbagai prestasi yang mereka raih. Setelah itu, ketujuh finalis berusaha meyakinkan para juri bahwa mereka layak untuk menjadi Dusadha 2014 dengan menjawab pertanyaan. Ada dua pertanyaan yang harus dijawab oleh masing-masing finalis, yaitu pertanyaan undian dan pertanyaan dari dewan juri.
Setelah melalui tahap seleksi dan pembekalan yang cukup panjang, akhirnya Khariton Ade N. Tjahjadi dan Maria Dewi Rosari terpilih sebagai pasangan Dusadha 2014 menggantikan pasangan sebelumnya Lorensius Imus Ventora dan Tika Galin Anggraeni. Uniknya, Khariton dan Rosi begitu panggilan akrabnya, berasal dari prodi yang sama yaitu PBI. Mereka berhak mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp 1.000.000.
“Saya sama sekali tidak menyangka bakal dinobatkan menjadi Dusadha 2014, tapi puji Tuhan saya berhasil. Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada orang tua saya yang jauh-jauh datang dari Klaten, tentunya saya juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang sudah men-support saya”, ujar Rosi ketika ditemui usai acara.
Selain itu, Erica Atnil mahasiswi Pendidikan Matematika terpilih sebagai Duta Favorit setelah mendapatkan vote twitter paling banyak. Ia berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp 300.000.
Adel selaku Ketua Panitia berharap agar Dusadha terpilih dapat berkontribusi nyata bagi USD. Seperti sebelumnya, Dusadha terpilih akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan USD, khususnya dalam hal promosi USD. Senada dengan Adel, Anastasia Melani selaku Presiden BEM USD juga berharap agar ajang ini bukan sebatas acara seremonial belaka, tapi kontribusi nyata juga harus dihadirkan. Selamat untuk para pemenang, selamat menjalankan tugas. (DPT)




