Universitas Sanata Dharma menambah lagi seorang doktor baru dengan dikukuhkannya Dra. Bernadine Ria Lestari, M.Sc. pada Ujian Terbuka di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada. Dosen di Fakultas Sastra USD yang akrab dipanggil bu Ria ini memperoleh gelar Doktor dalam Bidang Ilmu-ilmu Humaniora (Linguistik) setelah mempertahankan disertasi yang berjudul “Wacana Rapat Dinas: Kajian Sosiopragmatik dan Kewacanaan (Studi Kasus Rapat Dinas di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan DPRD DIY)” di hadapan Dewan Penguji Ujian Terbuka Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada pada hari Kamis, 22 Mei 2014. Dengan kelulusan ini, Bernadine Ria Lestari menjadi doktor ke-100 di Universitas Sanata Dharma.
Menurut Ria, bahasa pada dasarnya adalah alat komunikasi. Komunikasi dapat dilakukan secara tertulis maupun secara lisan. Penelitian bahasa tertulis sudah banyak dilakukan, namun penelitian bahasa lisan jarang dilakukan. Penelitian bahasa lisan satu arah seperti kotbah dan ceramah pernah dilakukan dan penelitian bahasa lisan informal dalam proses jual beli barang juga pernah dilakukan, demikian juga penelitian bahasa lisan ragam formal dalam persidangan di ruang pengadilan juga pernah dilakukan. Penelitian bahasa lisan dalam rapat dinas dirasa belum pernah dilakukan.
Berdasarkan kajian yang dilakukan, Ria menemukan perbedaan dan persamaan dalam penggunaan variasi bahasa dan alih kode dalam wacana rapat dinas di DPRD DIY dan USD. Variasi bahasa dalam wacana rapat ini berupa variasi tutur bahasa Arab, bahasa Jawa, dan bahasa Inggris sebagai alih kode dari bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa Arab dalam membuka dan menutup pertemuan ditemukan di DPRD DIY terutama dalam pembuka dan penutup berupa doa. Demikian juga pada saat peserta atau pemimpin akan memulai membuka dan menutup percakapan. Hal ini terjadi karena secara nasional maupun lokal bahasa Arab dipergunakan untuk menunjuk religiositas Islam yang merupakan budaya mayoritas penduduk Indonesia. Di Universitas Sanata Dharma, variasi bahasa Arab tidak dipergunakan. Dalam membuka dan menutup rapat, pimpinan rapat akan menunjuk salah satu peserta untuk memimpin doa dalam bahasa Indonesia.
Alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa ditemukan bukan hanya di DPRD DIY tetapi juga di USD. Di DPRD DIY tuturan bahasa Jawa dipergunakan terutama oleh Pimpinan Rapat dalam rapat Komisi. Tuturan ini dipergunakan untuk menghormat pihak eksekutif yang hadir dalam rapat komisi tersebut. Tuturan bahasa Jawa dipergunakan juga oleh peserta rapat untuk kembali menghormati anggota DPRD. Di tingkat Universitas, tuturan bahasa Indonesia lebih banyak dipergunakan karena peserta rapat beragam dan disadari bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang dikuasai oleh semua peserta, tetapi dalam rapat di Program Studi banyak dipergunakan bahasa Jawa. Variasi tutur bahasa Jawa juga ditemukan dalam rapat Panitiia Mahasiswa. Mahasiswa dengan cepat beralih ke bahasa Jawa untuk meminta penjelasan dan menjelaskan. Tuturan dipergunakan juga untuk menunjukkan keakraban, meskipun tidak sebanyak tuturan bahasa Jawa yang dipergunakan di suatu Program Studi.
Variasi tuturan bahasa Inggris tidak banyak dipergunakan baik di DPRD DIY maupun di Universitas Sanata Dharma. Tuturan yang dipergunakan hanya berbentuk kata saja karena dalam rapat dirasa sulit mencari padanan istilah bahasa Inggris tersebut dalam bahasa Indonesia.
Tuturan yang dipergunakan dalam wacana rapat di DPRD maupun USD pada umumnya tidak melanggar prinsip kerjasama dan kesopanan berbahasa meskipun di dalam rapat salah satu Program Studi ditemukan perdebatan dengan bahasa yang tidak terlalu sopan karena menggunakan tuturan yang lugas dan langsung, meskipun akhirnya rapat dapat diakhiri dengan baik. Tuturan lugas dan langsung banyak ditemukan juga dalam rapat mahasiswa di USD karena peserta rapat dan pimpinan rapat berusia sebaya sehingga mereka dengan bebas menyatakan ketidaksetujuannya. Di tingkat Universitas, tuturan untuk menyatakan ketidaksetujuan dilakukan dengan pilihan kata yang sangat berhati-hati dan dinyatakan secara tidak langsung. (BST)
Daftar Riwayat Hidup dan Karya Ilmiah Bernadine Ria Lestari




