USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

TIM PKM-M USD
Tumbuhkan Pola Hidup Bebas dari Bakteri, Sehat, dan Ekonomis Melalui Tanaman Herbal

diupdate: 13 tahun yang lalu


Aktivitas para remaja yang energik dan dinamis tanpa disadari sering melupakan kebersihan diri mereka.  Kegiatan kebersihan diri yang sering terlupakan tersebut antara lain mandi 2 kali sehari, menggosok badan hingga bersih, mencuci muka hingga bersih, membersihkan tangan sebelum dan sesudah beraktivitas apapun, membersihkan dan memotong kuku. Padahal kebersihan diri merupakan hal yang  utama dalam menciptakan hidup sehat.  Ketika kebersihan diri  terjaga, maka  tubuh kita akan terasa nyaman sehingga akan semakin mendukung penampilan dan aktivitas keseharian.  Kesadaran dari masing-masing individu untuk memelihara diri dan merawatnya menjadi kunci dari kebersihan diri. 
Hasil wawancara dengan 10 murid dan guru SMP Gotong Royong Yogyakarta membuktikan rendahnya kesadaran para murid akan pentingnya  kebersihan diri.  Mereka masih menggunakan 1 sikat gigi untuk dipakai dalam 1 keluarga, mandi 1 hari sekali, 1 sabun batang juga digunakan untuk sekeluarga. Banyak murid yang  memiliki aroma badan yang  tidak sedap, wajah berminyak dan kusam, terdapat plak pada gigi, rambut berminyak dan lepek. Bahkan ada yang sering terkena penyakit kulit. Rendahnya kesadaran mereka akan kebersihan diri, salah satunya disebabkan oleh faktor ekonomi. Mahalnya peralatan kebersihan menjadi alasan mereka kurang merawat kebersihan diri. Padahal dalam dunia kesehatan, personal hygiene atau kebersihan diri merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus senantiasa terpenuhi. Personal hygiene yang tidak baik akan mempermudah tubuh terserang berbagai penyakit, seperti penyakit kulit, penyakit infeksi, penyakit mulut, dan penyakit saluran pencernakan, atau bahkan dapat menghilangkan fungsi bagian tubuh tertentu, seperti halnya kulit.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) Universitas Sanata Dharma yang terdiri dari Sherly Mecillia (Farmasi), Rosfita Risna Hariani (Farmasi), Firmina Maria Septima Elisa Un (Farmasi), dan Ni Luh Putu Pradnya Paramitha Erlangga (Psikologi) dengan dosen Pembimbing Eko Hari Parmadi, S.Si., M.Kom mencoba membantu permasalahan murid SMP Gotong Royong melalui kegiatan penyuluhan.  Melalui kegiatan penyuluhan, para murid SMP Gotong Royong disadarkan akan pentingnya menjaga kebersihan diri. Selain itu Tim PKM-M ini juga  memberikan pengetahuan mengenai pengolahan dan pemanfaatan tanaman herbal seperti lidah buaya, daun sirih, yang ada di sekitar lingkungan sekolah maupun rumah mereka sebagai sarana kebersihan.  Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu tanggal 26 April 2014 tersebut menampilkan video karya Tim PKM-M berjudul “Sadari Kebersihan Tubuh”, dilanjutkan dengan presentasi menarik tentang pentingnya kebersihan diri. Hasilnya, para murid menjadi semakin lebih mudah memahami, mengingat materi yang disampaikan, dan semakin sadar akan pentingnya kebersihan diri.
Kegiatan lainnya dilakukan pada tanggal 3 Mei 2014, yaitu melakukan pelatihan pembuatan shampo dan sabun herbal, serta pembudidayaan tanaman herbal. Hasil dari kegiatan ini adalah produk shampo maupun sabun herbal yang dapat dipakai oleh para murid dalam merawat dan memelihara diri.  Harapannya para murid mampu merawat dan memelihara diri tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Hal ini sangat sesuai dengan tujuan dan tema dari kegiatan PKM-M ini yaitu “Menumbuhkan Pola Hidup BEBEK (Bebas dari Bakteri, Sehat, dan Ekonomis) di SMP Gotong Royong Yogyakarta dengan Pemanfaatan Tanaman Herbal. (ehp) 

  kembali