USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Tumbuh Bersama sebagai Komunitas yang Mandiri dan Bersolidaritas

diupdate: 13 tahun yang lalu


Campus Ministry Universitas Sanata Dharma pada tanggal 1-2 Maret 2014 mengadakan kegiatan Rekoleksi Kepemimpinan Untuk Komunitas-Komunitas Mahasiswa partner Campus Ministry. Rekoleksi ini mengambil tema "Tumbuh Bersama dalam Komunitas yang Mandiri dan Bersolidaritas". Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus V Universitas Sanata Dharma (Kampus Prodi IPPAK) dan diikuti oleh para pengurus inti 4 komunitas katolik partner Campus Ministry, yaitu Cana, English Mass Community (EMC), Komunitas Paingan (KomPai), dan Jalinan Kasih Mahasiswa Katolik (JKMK).
Kegiatan diawali dengan berjalan kaki dari Kapel St. Robertus Bellarminus Mrican menuju ke lokasi kegiatan di Kampus V IPPAK, Kotabaru. Para peserta dibagi dalam kelompok komunitas dan harus berjalan kaki melewati rute serta perhentian tertentu, yaitu Pasar Demangan, Rumah Sakit Panti Rapih, Mall Galeria, dan Stasiun Lempuyangan. Dari kegiatan ini, para peserta dapat merasakan dinamika hidup sosial dan merenungkan nilai-nilai kepemimpinan dan semangat hidup berkomunitas selama pengalaman perjalanan.
Selama rekoleksi, para peserta diminta untuk merefleksikan nilai-nilai kepemimpinan dan semangat hidup berkomunitas dari pengalaman mereka berdinamika dalam komunitas masing-masing. Yang cukup menarik, peserta juga diajak pula untuk menemukan makna kepemimpinan dan komunitas tersebut melalui pengolahan dua buah film, yaitu “Avatar” dan “Negeri 5 Menara”. Dari kegiatan ini, para peserta semakin menyadari bahwa hidup berkomunitas bukanlah terletak pada ada/tidaknya kelengkapan organisasi (pengurus, program, dana), namun lebih pada ada/tidaknya imajinasi yang dibangun, diolah serta diperjuangkan bersama dalam komunitas. Menjadi pemimpin di komunitas adalah menjadi orang yang mampu mengajak teman-temannya berimajinasi dan bergerak memperjuangkan terwujudnya imajinasi bersama itu.
Kegiatan rekoleksi ini di tutup dengan misa yang dipimpin oleh Romo P. Mutiara Andalas, SJ. Dalam homilinya, Romo Andalas memberikan peneguhan kepada para peserta tentang nilai-nilai kepemimpinan heroik Ignatian dan bagaimana komunitas menjadi sarana yang baik untuk bisa menumbuhkembangkan semangat mandiri dan bersolidaritas.
Rekoleksi kepemimpinan ini dirasakan sangat bermanfaat oleh para peserta. Beberapa dari para peserta mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, muncul kembali motivasi untuk membangkitkan semangat hidup berkomunitas yang seringkali memudar. Meskipun di beberapa sesi terasa sangat berat pengolahannya, para peserta dengan antusias mengikuti rekoleksi ini. (Jevy/CM) 

  kembali