Dewasa ini isu terkait kurikulum pendidikan tinggi adalah diterapkannya Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dalam penyusunan kurikulum program studi. Menanggapi hal itu, Universitas Sanata Dharma telah mempersiapkan kurikulum baru berbasis KKNI untuk program-program studi pada tahun 2014. Sejalan dengan itu, saat ini USD terus mengembangkan model-model pembelajaran berbasis Pedagogi Ignasian (PI). Kedua hal tersebut memerlukan pengorganisasian agar PI yang merupakan “local wisdom” USD dapat diakomodasi dalam konteks kurikulum yang merujuk KKNI.
Dalam kaitannya program KKNI, Pusat Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pembelajaran - Lembaga Penjaminan Mutu (P3MP-LPM) USD mengadakan lokakarya dan sharing terkait dengan pengembangan pembelajaran berbasis Pedagogi Ignasian (PI) dalam konteks Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, Rabu-Kamis (15-16 Januari 2014) di Ruang Driyarkara lantai 4 Gedung Pusat Universitas Sanata Dharma. Lokakarya dan Sharing Pedagogi Ignasian merupakan agenda rutin yang diselenggarkan oleh P3MP-LPM setiap bulan Januari dan Juli.
Dalam sambutannya, Rektor USD Romo Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J. menyampaikan bahwa paradigma PI haruslah terus diupayakan dan diimplemtasikan secara sistematis. “Refleksi saya terkait PI ini sangatlah dalam. Semangat roh Ignasian memang bisa diungkapkan ke dalam beberapa kemungkinan. PI ini sistematis diatur sedemikian rupa sehingga kita dapat mengembangkan sesuai dengan bidang dan kajian masing-masing. Melalui semangat 3C yaitu Competence, Concience, dan Compassion memungkinkan terjadinya proses pembelajaran sinergis dan berkualitas.” tegas Romo Wir.
Universitas Sanata Dharma akhir-akhir ini mulai diperhitungkan oleh DIKTI salah satunya pada bagian proses pembelajarannya. “Hal ini memang sudah semestinya karena USD istilahnya sudah on the right track.” Maka, dalam kesempatan ini saya ingin mengajak para dosen mendalami dan menekuni PI dengan sepenuh hati sehingga akan memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan pendidikan di Indonesia.” pungkas Romo Wir.
Lokakarya pada hari pertama menyajikan sharing mahasiswa ketika mengikuti kuliah yang menerapkan pembelajaran berbasis PI. Berbagai hal positif dirasakan oleh para mahasiswa dalam setiap proses pembelajaran yang diikuti. Pada kesempatan yang sama, beberapa dosen yang mengimplementasikan PI dalam perkuliahan mendapatkan kesempatan untuk membagikan pengalamannya. Drs. A. Kardiyat Wiharyanto, M.M., dosen Prodi Pendidikan Sejarah menyampaikan bahwa PI diterapkan dalam mata kuliah yang diampunya yaitu Asia Tenggara Madya untuk mengembangkan Semangat Kebersamaan. Sedangkan Laurentia Sumarni, S.Pd., M.Trans.St. membahas implementasi model pembelajaran berbasis PI dengan pendekatan Meaningful Input untuk meningkatkan Kompetensi Berbicara, Mengasah Suara Hati, dan Kepedulian Sosial dalam Perkuliahan Speaking 1. Kemudian pembicara ketiga Juster Donal Sinaga, M.Pd. membagikan pengalamannya dengan makalah yang berjudul “Implementasi PI: Peningkatan Keterampilan Mengelola Kelompok melalui Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Paradigma Pedagogi Ignasian dalam Mata Kuliah Dinamika Kelompok”.
Sesi kedua Drs. R. H. Dj. Sinurat, M.A. berbagi kisah saat memberi kuliah Komunikasi Antarpribadi yang berbasis PI. Sebagai penutup sesi kedua Dr. Yoseph Yapi Taum, M.Hum. mempresentasikan Implementasi Model Pembelajaran Quantum Teaching and Learning (QTL) berbasis PI untuk meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas Peserta Perkuliahan Penulisan Opini dan Resensi. Sesi ketiga menampilkan sharing Dra. Lusia Pratidarmanastiti, MS dosen Prodi Psikologi yang mengangkat judul Penerapan Model Pembelajaran Berbasis PI dalam matakuliah Psikodiagnostik I: Pengantar Psikodiagnostik dan pembicara kedua Dr. P. Ari Subagyo, M.Hum., menyajikan desain model pembelajaran berbasis PI.
Lokakarya PI hari kedua diawali dengan sharing tentang penyusunan perangkat pembelajaran dengan pendekatan Student Centered Learning (SCL) yang disajikan oleh Dr. M.M. Sri Hastuti, M.Si. dan J. Donal Sinaga, M.Pd. Selanjutnya di paruh bagian kedua, Dr. Yuliana Setiyaningsih dan Rishe Purnama Dewi, S.Pd., M.Hum. mempresentasikan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) KPT PBSI. Di akhir sesi lokakarya dan sharing, Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc. menyampaikan paparan mengenai Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) di Universitas Sanata Dharma. Lokakarya dan Sharing diakhiri dengan sosialisasi Program lokakarya dan hibah model pembelajaran berbasis Pedagogi Ignasian dalam Konteks Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) angkatan XIII semester genap tahun akademik 2013/2014 yang disampaikan oleh Ketua LPM USD Ir. Ig. Aris Dwiatmoko, M.Sc. (irs)




