USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Asa Generasi (P)emberi (H)arapan dan (I)mpian

diupdate: 13 tahun yang lalu


Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sanata Dharma pada hari Jumat-Sabtu, 8-9 November 2013 di Kampus III USD Paingan, menyelenggarakan Olimpiade Matematika, Fisika, dan Biologi, serta Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR). Sebanyak 130 siswa dari 20 sekolah se-Jawa Sumatera berkompetisi secara sehat dalam mengikuti Olimpiade tersebut.
Masih dalam acara yang sama, 10 finalis LKIR yang berasal dari SMA Kolese Kanisius, SMK SMTI Yogyakarta, SMAN 13 Surabaya, SMAK Mater Dei Pamulang, SMA Tarsisius II Jakarta, dan SMAN 1 Bantul mempresentasikan hasil karya mereka. Piala Gubernur, Piala Bupati, Piala Rektor, Piala PHI, dan uang pembinaan menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras siswa-siswi SMA ini.
Hari I- 8 November 2013
Sekitar pukul 07.00, sekolah-sekolah dari Yogyakarta, Muntilan, Semarang, Cirebon, Jakarta, hingga Bandar Lampung tiba di Kampus III Universitas Sanata Dharma Paingan. Setelah selesai registrasi, peserta Olimpiade Matematika, Fisika, dan Biologi bersiap berkompetisi dalam Babak Penyisihan. Lima kelompok grandfinalis LKIR juga bersiap untuk mempresentasikan karyanya di depan Dewan Juri yang terdiri dari Drs. Severinus Domi, M.Si.; Luisa Diana Handoyo, M.Si.; dan Elisabeth Ayunika, S.Pd., M.Ed.
Sembari menunggu siswa-siswi nya berkompetisi, pendamping tiap sekolah juga mendapat kesempatan berdinamika dalam sebuah seminar. Seminar Guru yang mengundang Prof. Paul Suparno, SJ. membawa inspirasi tersendiri bagi guru-guru yang hadir. Seorang guru dari SMA Xaverius Lubuk Linggau yang kebetulan berada di Yogyakarta bahkan meluangkan waktunya untuk menghadiri seminar ini.
Hari I ditutup dengan pembacaan peserta olimpiade yang lolos ke babak semifinal. Selembar sertifikat disiapkan bagi peserta yang kandas di babak penyisihan.
Hari II - 9 November 2013
Kompetisi belum usai. Peserta yang lolos babak semifinal Olimpiade Matematika, Fisika, dan Biologi harus berkutat dengan soal-soal semifinal olimpiade selama 120 menit. Lima kelompok finalisLKIR yang mendapat jatah presentasi menunaikan tugasnya dengan mempresentasikan naskahnya di hadapan dewan juri.
Kehadiran Vica dan komunitas Stand Up USD menjadi selingan acara Paket Hari Ilmiah 2013. Lagu-lagu yang dibawakan oleh Vica menjadi teman peserta dalam menunggu pengumuman hasil kompetisi.
Semangat finalis LKIR, siswa-siswi, dan guru dalam menghasilkan karya tulis makin dikobarkan dengan kehadiran R.Gunawan Susilowarno (Guru SMA Stella Duce 1 Yogyakarta). Dua jam tatap muka masih dirasa kurang dalam berdiskusi dan menyalakan api karya dalam acara seminar KIR. Salah satu peserta KIR bahkan berharap momen semacam ini dikembangkan hingga taraf Nasional.
Adapun Juara I hingga Juara Harapan II Olimpiade Matematika diperoleh David Wijaya Subowo (SMAN 3 Yogyakarta), Louis Cahyadi (SMA Santa Maria Cirebon), Kezia W.P. (SMAK Frateran Surabaya), Albertus Djauhari Djohan (SMA Fransiskus Bandar Lampung), dan Nicholas Franko Fortino (SMA St. Bernardus Pekalongan). Di bidang Olimpiade Biologi, Juara I hingga Juara Harapan II disabet oleh Selli Widhi Astuti (SMA Kolese Loyola Semarang), Giovanni (SMAK Frateran Surabaya), Yuliana Grace (SMAK 1 BPK Penabur Cirebon), Annindita Nurul Fauhziah (SMAN 1 Klaten), dan Dwiana Kartikawati (SMAN 1 Klaten). Di bidang Olimpiade Fisika, Juara I hingga Juara Harapan II diraih oleh Steven Loekita Harsono (SMAK 1 BPK Penabur Cirebon), Alvin Junianto Lan (SMA Santo Aloysius 2 Bandung), Yongky Arief Kristando (SMAK 1 BPK Penabur Cirebon), Stefanus Wiharsanto Sandiawan (SMAN 3 Yogyakarta), Mathew Yose Hananta (SMA Kolese Loyola Semarang).
Berbeda dengan Olimpiade Matematika, Fisika, dan Biologi, Lomba Karya Ilmiah Remaja hanya memilih 3 juara. Juara I diraih oleh Allesandro Setyo Anggito Utomo dan Albert Soerjonoto dari SMA Kolese Kanisius. Kelompok ini memikat dewan juri dengan karyanya yang berjudul Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga di Kawasan Pondok Indah. Juara II diraih oleh kelompok KIR dari SMK SMTI Yogyakarta (Rose Ajeng Ika Pertiwi, Salis Muti’ah, dan Ariani Puspitasari) dengan judul naskah: Kajian Pengolahan Limbah Ampas Teh sebagai Adsorben Limbah Ion Logam Kadmium. Juara III disabet oleh Bili Yuanda Sembiring dan Andika Dian Ramaditya dari SMAK Mater Dei Pamulang dengan judul naskah: Pengolahan Styrofoam menjadi Bahan Bakar.
Di penghujung acara, prosesi Mars Kolese Kanisius dan Kolese Loyola menjadi momen istimewa bagi peserta didik 2 SMA ini. “Inilah wujud nyata dari generasi sains yang berkarakter. Dengan ide-ide yang mereka miliki, mereka dapat memberi harapan dan impian bagi nusa dan bangsanya.” tutur Ignatius Mayo, Ketua Eksternal PHI VII dalam memberikan kesan-pesannya. Meskipun PHI VII telah usai, Yuliana Pebri, Steering Committee, berharap adanya talenta-talenta baru yang muncul dapat melaju menuju tingkat olimpiade yang lebih tinggi. (PHI)

  kembali