USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

SANATA DHARMA PERLU DIFERENSIASI DIRI

diupdate: 20 tahun yang lalu

USD perlu melakukan deferensiasi diri jika ingin memberikan sumbangan nyata untuk meningkatkan daya saing bangsa. Yang dimaksud dengan melakukan deferensiasi diri adalah menggali keunikan atau kekhasan yang tidak dimililiki institusi lain, yang tentu saja juga menjadi cirikhas universitas Jesuit. Demikian saran Hani Handoko, Ph.D. dalam seminar dosen dan alumni dalam rangka Dies Natalis ke-51 Sanata Dharma di kampus 2 Mrican (9/12)dengan tema "Sumbangan USD dalam Meningkatkan Daya Saing Bangsa". Di tengah terpuruknya bangsa Indonesia karena tingginya korupsi, rendahnya SDM, ketidakpastian hukum, rigiditas birokrasi, serta rendahnya mutu pendidikan, Sanata Dharma dituntut untuk menegaskan kembali nilai-nilai kesarjanaannya, seperti kearifan, kebebasan akademik, "caring", atau "fairness". Harus diakui saat ini saat ini institusi pendidikan hanya dijadikan sebagai screening devices atau alat pemberi informasi perusahaan untuk rekruitmen dan telah jauh dari nilai-nilai keutamaan seperti kedisiplinan, soft skill, kepemimpinan, dan kewirausahaan. Untuk itu USD perlu terus mengoptimalkan perannya dalam pengembangan SDM dengan cara terus mengembangkan hubungan personal dengan mahasiswa, partisipasi dalam komunitas akademik, serta sensitivias terhadap masalah bangsa. Dengan pemikiran yang hampir sama, Dr. J. Haryatmoko, S.J., pembicara kedua, menyatakan bahwa tujuan pendidikan harus ditekankan kembali, yaitu perolehan pengetahuan dan ketrampilan serta orientasi humanistik. Orientasi humanistik mengarah pada proses pembentukan peserta didik dari sisi intelektual dan emosional dalam hubungan dengan sesama dan lingkungan. Dalam sesi berikutnya diadakan pula bedah buku "Sukses dengan Soft Skills" oleh P.H. Prima Rosa, S.Si., M.Sc. dan "Mengajar di ITB" oleh Dr. M.M. Sri Hastuti.

  kembali