Wakil Rektor IV Universitas Sanata Dharma (USD) adakan ekskursi bagi mahasiswa asing pada tanggal 26 Oktober 2013 yang bertempat di Desa Wisata Bleberan, Kecamatan Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta. Ekskursi ini diikuti oleh kurang lebih 57 mahasiswa asing dari berbagai negara yang tengah menempuh masa studi maupun mengadakan penelitian di Universitas Sanata Dharma.
Dengan pendampingan yang dilakukan oleh segenap instruktur dari Lembaga Bahasa USD dan volunteer pendamping mahasiswa asing di USD, para mahasiswa asing tersebut bersama berdinamika di tengah berbagai medan yang ditawarkan oleh desa wisata ini. Mereka dikenalkan dengan sekelumit kisah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan lewat aktivitas pertama yaitu mengunjungi saksi sejarah dalam wujud Gua Rancang Kencono. Setelah dilekatkan dengan sejarah di tanah air, para mahasiswa asing juga diajak untuk berinteraksi langsung dengan alam Indonesia. Bersama mereka berderap melewati area persawahan di desa wisata tersebut sambil menikmati sejuknya angin semilir sampai mereka tiba di Air Terjun Sri Getuk. Bersatu mereka menyusuri sungai di tepian Air Terjun dengan menggunakan jaket pelampung yang disediakan. Pada akhir acara, semua mahasiswa asing diajak untuk secara langsung mengenal proses pembuatan batik topeng dari proses pembuatan motif, pewarnaan, dan perebusan. Setiap goresan motif tersebut menjadi bukti nyata dari eksistensi budaya tradisional Indonesia yang memiliki kapasitas mendunia.
Para mahasiswa terbukti mendapat sebuah pengalaman yang membekas dari kegiatan ekskursi ini, sebagaimana yang diungkapkan oleh Claudia
Hendriksen, seorang mahasiswa Universitas Rotterdam, Belanda, “Saya sungguh menikmati ekskursi ini!! Kami mendapat pengalaman yang tidak biasa kami alami khususnya saat melewati jalan-jalan yang tidak rata dengan bus yang kami tumpangi. Walaupun sempat terdengar teriakan dan terlihat berbagai ekspresi ketakutan dari kami, kami sungguh menikmati perjalanan ini. Hal yang paling saya suka dari ekskursi ini adalah saat kami membuat batik topeng. Bukan hanya karena saya suka batik, tapi juga karena pengalaman ini memberikan memori yang indah yang dapat saya bawa pulang nanti!”.
Ekskursi mahasiswa asing dilaksanakan setiap semester dengan tujuan untuk memperkenalkan wilayah sekitar Yogyakarta kepada para mahasiswa
asing sambil mengenal lebih dekat budayanya. Selain itu, kegiatan ini juga diperuntukan sebagai ajang untuk mengakrabkan para mahasiswa tersebut baik dengan para pengajar dari Lembaga Bahasa USD maupun dengan segenap staf Kantor WR IV yang menangani masalah keimigrasian selama masa belajar di USD. Ekskursi ini sungguh diharapkan dapat memberikan suatu pengalaman dan kesan yang mendalam tentang Yogyakarta pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya, yang dapat mereka bawa ke negara mereka masing-masing saat mereka kembali nanti.(W2N, staf WR4)




