Sebanyak 4 orang dosen Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma mempresentasikan makalah pada forum Asian Conference on Clinical Pharmacy (ACCP) ke-13 di Haiphong City, Vietnam, tanggal 13 – 15 September 2013. Keempat dosen tersebut yaitu Rita Suhadi, M.Si. Apt (intervensi pada terapi penderita hipertensi di rumah sakit), Aris Widayati, M.Si., Apt., PhD. (peluang dan tantangan apoteker dalam swamedikasi), Maria Wisnu Dhonowati, M.Si., Apt (drug-related problems pada pengobatan penyakit saluran cerna), dan Dra. Titien Siwi Hartayu, M.Kes., Apt., PhD (tingkat pengetahuan masyarakat mengenai antibiotika).
Rita Suhadi, M.Si., Apt. menyampaikan hasil penelitiannya yang menekankan bahwa intervensi umpan balik terhadap dokter dapat meningkatkan outcome terapi pada penderita hipertensi yang menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit di Yogyakarta. Sementara itu Maria Wisnu Dhonowati, M.Si., Apt. mengemukakan hasil identifikasi drug-related problems pada pengobatan yang diterima penderita gangguan saluran pencernakan yang menjalani rawat inap di rumah sakit. Hasil penelitiannya mengindikasikan perlunya peningkatan peran farmasis klinis untuk mencegah potensial drug therapy problems.
Aris Widayati, M.Si., Apt., PhD mengetengahkan hasil penelitiannya yang mengungkap bahwa upaya-upaya yang dilakukan masyarakat ketika sakit pada dasarnya lebih didominasi oleh perilaku pengobatan mandiri atau swamedikasi. Terungkap pula alasan masyarakat memilih membeli obat di apotek yaitu lebih terjamin dalam hal kualitas dan dalam hal informasi dan rekomendasi yang diberikan terkait penyakit dan pilihan obatnya. Hal ini merupakan peluang sekaligus tantangan besar terutama bagi apoteker di komunitas untuk meningkatkan tanggung jawab profesionalnya dalam rangka menjamin penggunaan obat yang aman dan rasional oleh masyarakat. Dra. Titien Siwi Hartayu, M.Kes., Apt., PhD. mengetengahkan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai antibiotika yang mengindikasikan perlunya edukasi kepada masyarakat terkait dengan antibiotika dan penggunaanya.
Konferensi ACCP ke-13 ini diselenggarakan tahunan di negara-negara Asia dan berfokus pada tema-tema perkembangan farmasi klinis dan komunitas di negara-negara Asia. Tema ACCP kali ini adalah “The Clinical Pharmacist and Patient Care: Opportunities and Challenges”. Keynote speakers, presentator, maupun peserta selain yang dominan dari benua Asia, juga ada dari Amerika, Eropa, maupun Australia. (AW)




