Sabtu (7/10) di Halaman Gedung Administrasi Pusat USD diselenggarakan acara Pembukaan Kegiatan Dies Natalis Sanata Dharma ke-51. Tema dies tahun ini adalah “Sumbangan Universitas Sanata Dharma untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa”. Pembukaan Kegiatan Dies ini dilakukan oleh Rektor USD, dihadiri oleh Yayasan Sanata Dharma, dan para pejabat di lingkungan USD. Tiga alasan mengapa “Sumbangan Universitas Sanata Dharma untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa” dipilih sebagai tema Dies Natalis Universitas Sanata Dharma ke-51 adalah Ketika 51 tahun yang lampau Sanata Dharma didirikan, maksud utamanya adalah untuk membantu mencerdaskan bangsa. Ketika merayakan Dies Natalis USD ke-50, tema kita adalah “Menghadirkan Indonesia Cerdas Tahun 2020”. Tahun 2020 masih jauh, maka tahun ini kita pikirkan dan kita refleksikan dalam mengantar bangsa kita untuk benar-benar menjadi cerdas di tahun 2020. Salah satu unsur dalam hal itu adalah unsur daya saing. Ada dua aspek penting untuk merefleksikan daya saing, yang pertama adalah Pendidikan, maka dalam rangkaian kegiatan dies, ada pameran buku, bedah buku, dan seminar. Yang kedua adalah Pertanian. Daya saing bangsa kita sebenarnya sudah ditunjukkan oleh Tuhan dari kekayaan alam bangsa kita, kemampuan, perjuangan, dan semangat para petani bangsa kita. Akankah pemberian Tuhan ini kita lupakan atau kita lalaikan? Marilah kita melihat kembali sebagai sesuatu yang perlu kita syukuri dan kita kembangkan. Terkait dengan hal itu maka rangkaian kegiatan dies dihadirkan Bursa Tanaman Pangan dan Tanaman Hias. Menyukuri sepenuhnya sejarah Sanata Dharma beserta tokoh-tokoh yang telah mendahului kita, juga bersyukur bagi saudara-saudara kita yang saat ini ada bersama kita untuk bersama-sama menjalankan misi. Bersyukur sambil berefleksi. Demikian antara lain kata sambutan Romo Dr. Ir. Paulus Priyatamtama, SJ Rektor USD sebelum membuka acara dies. Ketua Panitia Dies, Dr. I. Praptomo Baryadi, M.Hum. dalam menyampaikan sambutannya mengatakan, sebagai sarana bersyukur, berefleksi, dan bersinergi telah dirancang 5 bidang kegiatan yaitu bidang akademi, seni & olah raga, bidang kerohanian, bidang pengabdian kepada masyarakat, dan seremonial. Berbagai kegiatan tersebut akan dilaksanakan dari bulan Oktober s.d Desember 2006. Untuk mengawali rangkaian kegiatan tersebut, tgl 7 s.d 14 Oktober 2006 diselenggarakan acara pameran buku, tanaman hias, dan tanaman pangan. Pameran ini diikuti oleh 18 penerbit, 10 kelompok tani atau pengusaha tanaman pangan. Selama pameran berlangsung, akan diselenggarakan berbagai acara yaitu lomba mewarnai, bedah buku, dan seminar. Pameran akan ditutup dengan acara bedah buku dengan judul “Revitalisasi Pertanian dan Dialog Peradaban” dan acara Peringatan Hari Perempuan Pedesaan Sedunia 2006, yang rencananya akan dihadiri oleh GKR Hemas.




