USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

USD dan DPD BPSMI Gelar Selekda Lomba Seni Lukis dan Komik-Strip

diupdate: 20 tahun yang lalu

Sepuluh nominasi karya lukis dan tiga komik-strip berhasil terjaring dalam Seleksi Daerah Lomba Seni Lukis & Komik-Strip Mahasiswa, yang digelar atas kerjasama Universitas Sanata Dharma dan DPD BPSMI (Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia) Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berlangsung Rabu (30/8) di Open Space Kampus III USD. Dengan demikian ke sepuluh nominasi karya lukis dan tiga komik-strip tersebut berhak mewakili DIY untuk berlaga dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII di Makasar bulan September mendatang. Menurut Ariska Kristanto (Kordinator Selekda), seleksi ini diikuti oleh 54 peserta dari 4 perguruan tinggi (UGM, ISI, UST dan AKSERI). Panitia penyelenggara berhasil mengumpulkan 61 karya yang terdiri dari 58 karya lukis dan 3 komik-strip. Dari hasil penilaian Dewan Juri yang terdiri dari : Drs. AG. Hartono, Drs. Sumarjono, Dr. Budyawan, Drs. Joko Maruto serta Drs. Titus Libert menobatkan 10 nominasi karya lukis terbaik yang berhak mewakili DIY di ajang Peksimininas tersebut yakni : 1. Suroso, judul karya “Tentang Cinta” dari ISI 2. Choiruddin, judul karya “Pessimist” dari ISI 3. Ahmad Sobirin, judul karya “Pandanganku Yang Terhalang” dari ISI 4. Agus Triyanto, tanpa judul dari ISI 5. Iwan Sri Hartoko, judul karya “Local Paste” dari ISI 6. Artadi, judul karya “Earthploitation” dari ISI 7. I Made Wirata, judul karya “Menuju Sebuah Bentuk” dari ISI 8. Dedi Maryadi, judul karya “Suatu Malam Sesuatu Yang Panjang” dari ISI 9. Vany HR, judul karya “Over” dari AKSERI 10. Mulyo Gunarso, judul karya “Sebuah Harapan” dari ISI Dan untuk pemenang lomba komik-strip, sebagai juara I adalah Artadi dari ISI dengan judul “Generasi XXX”, juara II diraih oleh Fitri Ardi Wahyuni dengan karya yang berjudul “Flu Burung”, serta peraih juara III ialah Dani Agus Yunarto juga dari ISI dengan karya yang berjudul “Jaman Edan”. Dalam sambutannya ketika membuka acara seleksi daerah tersebut, Romo Wiryono (Rektor USD) mengungkapkan bahwa USD melalui visinya yang berkomitmen untuk memajukan keunggulan nilai-nilai kemanusiaan, akan secara berkesinambungan menyelenggarakan even ini. Karena nilai-nilai seni, olahraga, kebudayaan dan lain-lain juga merupakan unsur-unsur nilai kemanusiaan yang perlu terus dikembangkan untuk kesejahteraan bersama. Lebih jauh Romo Wir menyampaikan, walaupun di USD tidak ada program studi yang secara khusus membidangi kesenian, olahraga namun dalam pelaksanaan kegiatan akademiknya semangat kemanusiaan harus menjiwai aktifitas itu. “Fasilitas di USD sangat memungkinkan untuk menggelar dan mengembangkan seni dan kegiatan olahraga lainnya, tentu saja hal ini juga dapat dimanfaatkan semua pihak tidak hanya dari intern USD tapi dari pihak-pihak lain yang ingin menggunakannya. Bahkan dalam waktu dekat kami akan membangun sebuah auditorium yang dapat mendukung kegiatan tersebut”, ungkap Romo Wir. Diakhir sambutannya Romo Wir menyampaikan pandangannya tentang keiikutsertaan Jogja dalam forum nasional ini, akan semakin menambah eksistensi Jogja yang juga dikenal sebagai Kota Seni dan Budaya, hal ini diharapkan dapat kembali menggeliatkan seni dan budaya Jogja pasca bencana dan memantapkan gerakan Jogja Bangkit.

  kembali