USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

LPPM dan BSP USD Gelar Sarasehan Rumah Tahan Gempa

diupdate: 21 tahun yang lalu

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bekerjasama dengan Biro Sarana dan Prasarana (BSP) USD mengadakan acara sarasehan "Prinsip-Prinsip Pembangunan Rumah Tahan Gempa" Sabtu (22/7) di Kampus 2 Mrican. Sarasehan ini menghadirkan pakar-pakar bidang geologi dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) DIY – JATENG, Dr. Ir. Priyosulistyo (Teknik Sipil UGM), pakar dari Puslitbang Departemen Pekerjaan Umum serta pakar dari Fosroc Indonesia. Dr. Ir. Priyosulistyo yang memaparkan tentang Konsep Membangun Rumah Sederhana Satu Lantai Tahan Gempa, menegaskan tentang denah yang baik untuk bangunan gedung dan rumah di daerah gempa adalah : 1.Denah bangunan gedung dan rumah sebaiknya sederhana, simetris terhadap kedua sumbu bangunan dan tidak terlalu panjang. Perbandingan lebar dengan panjang bangunan sebaiknya 1 : 2. 2.Bila dikehendaki denah bangunan gedung dan rumah yang tidak simetris, maka denah bangunan tersebut harus dipisahkan dengan alur pemisah sedemikian rupa sehingga denah bangunan merupakan rangkaian dari denah yang simetris. 3.Penempatan dinding-dinding penyekat dan bukaan pintu / jendela harus dibuat simetris terhadap sumbu denah bangunan. 4.Bidang dinding harus dibuat membentuk kotak-kotak tertutup. Para peserta sarasehan yang terdiri dari dosen, karyawan, dan mahasiswa ini tidak hanya mendapat pengalaman berharga tentang tips-tips membangun dan memperbaiki rumah yang terkena guncangan gempa, lebih dari itu peserta sarasehan juga mendapat “pelajaran geologi” singkat dari IAGI tentang pengenalan struktur bumi, pembahasan mendalam tentang penyebab terjadinya gempa serta “bonus” informasi tentang kegunungapian. Acara yang berjalan lebih kurang lima jam ini berlangsung sangat interaktif, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan tanggapan dari peserta sarasehan, menanggapi hal tersebut Romo Wiryono mengungkapkan, semoga langkah ini bisa memunculkan semangat kebangkitan baru dengan mempelajari dan menyadari Indonesia yang notabene berada di wilayah yang rentan gempa dan tentu saja USD akan terus mendukung ke arah mewujudkan kebangkitan itu.

  kembali