USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

FESTIVAL SEKAR GENI 2013: "Syukur dalam Nada dan Irama Gamelan"

diupdate: 14 tahun yang lalu


Nama Festival SEKAR GENI terdengar menyeramkan, namun nama tersebut merupakan singkatan dari Festival Seni Karawitan Gending Gerejani. Dan ternyata acara festival ini diadakan bersamaan dengan hari raya Pentakosta dan itu sesuai dengan logo dan nama acara festival ini dalam logo festival SEKAR GENI disimbolkan oleh lidah-lidah api, seperti yang dikatakan oleh Rm. G. Budi Subanar, SJ.
Festival ini diselenggarakan oleh UKM Seni Karawitan USD untuk pertama kalinya, dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2013 bertempat di Kampus 2 Universitas Sanata Dharma. Acara ini dihadiri oleh  Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J., M.Sc. selaku Rektor USD, hadir pula Dr. C. Kuntoro Adi, S.J., M.A., M.Sc. selaku Wakil Rektor III bagian kemahasiswaan, dan juga dihadiri oleh Rm. G. Budi Subanar, SJ selaku pendamping UKM Seni Karawitan USD serta penggagas ide dalam acara ini. Langkah awal acara ini bermaksud memberi penghargaan kepada dua tokoh yang berperan dalam penggagas gending gerejani yaitu bapak J.B Sukodi dan Alm. C. Harjosoebrata. Dalam kesempatan acara ini Bapak Sukodi dapat hadir, sedangkan dari pihak Alm. C. Harjosoebrata diwakilkan oleh putra dari Bapak C. Hardjosoebrata.
Acara festival ini merupakan langkah awal bagi UKM Seni Karawitan dalam mengadakan kegiatan baru selain agenda tahunan yaitu pagelaran. Selain itu juga merupakan langkah awal dengan tujuan membentuk tradisi baru setelah beberapa kali diadakan Parade Gamelan Anak yang diselenggarakan oleh PGSD. Tujuan dari acara ini adalah memfasilitasi kelompok-kelompok pecinta seni di gereja agar dapat saling mengeksplorasi kemampuan mereka dan dapat bersilaturahmi antar paroki maupun gereja. 
Agenda Festival SEKAR GENI ini adalah penampilan dari 12 kelompok dari berbagai Paroki dan GKJ sekitar DIY dan Jateng yang membawakan alunan gending grejani yang syahdu. Dalam setiap kelompok terdiri dari pengrawit dan koor. Selain penampilan dari berbagai paroki dan GKJ, juga ada penampilan lainnya dari UKM Grisadha, dari UKM Seni Karawitan USD sendiri, dari HMJ Karawitan ISI Yogyakarta, dan penari Bali dari Seni Tari ISI Yogyakarta. Dari para penampil jelas terlihat ada berbagai kesenian yang ingin ditampilkan di acara ini, tidak hanya seni Karawitan namun juga ada Seni Tari yang tidak hanya terbatas dari Jawa melainkan juga kesenian dari Bali. Selain berbagai penampilan untuk memeriahkan acara ini, ada juga bazar makanan yang turut memeriahkan acara festival ini. Ada 10 stand makanan tersedia untuk memanjakan lidah para pengunjung dan peserta.
“Harapan ke depan untuk acara ini adalah dapat menjadi acara tahunan UKM Seni Karawitan dan dapat menjadi tradisi baru yang akan dapat berlanjut setiap tahun dengan konsep yang berubah-ubah,” seperti yang dikatakan Clara ketua panitia festival. (Cr)

  kembali