USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Speak Up Through Your Wor(l)ds

diupdate: 14 tahun yang lalu


Tanggal 4 dan 5 Mei 2013, bagi beberapa orang, hari sabtu dan hari minggu tersebut mungkin merupakan hari yang tepat untuk melepas lelah setelah mengalami kepenatan dalam bekerja dan belajar selama satu minggu penuh. Namun jika anda berada di kampus 1 Universitas Sanata Dharma yang berlokasi di Mrican, hari tersebut merupakan hari yang sangat spesial karena pada hari tersebut puluhan pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DIY berkumpul menjadi satu untuk mengikuti sebuah perlombaan yang diadakan oleh program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Sanata Dharma. Puluhan siswa itu saling bersaing dan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dalam 6 kategori lomba yang dilaksanakan dalam sebuah rangkaian acara dengan title English Action Days.
English Action Days merupakan sebuah kompetisi pada level SMA yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1997. Sesuai dengan konsep acara dan pelaksananya, kemampuan utama yang menjadi bahan yang ditandingkan adalah bahasa Inggris. Pada tahun ini ada 5 kategori perlombaan yang dilaksanakan antara lain debate, speech, writing, storytelling, dan drama.
Pada tiap tahunnya, acara ini memiliki tema yang berbeda yang pastinya sesuai dengan keprihatinan yang akan diangkat pada waktu di mana acara ini diselenggarakan. Speak through your wor(l)ds merupakan tema yang dipilih pada tahun ini. Mohammad Eka Amperawan sebagai Ketua Panitia menegaskan bahwa pada saat ini banyak sekali pelajar yang berusia muda takut berbahasa Inggris. Mereka hanya berbahasa Inggris sebatas menjalani pendidikan tingkat formal yaitu saat mereka duduk di dalam kelas dan mengikuti pelajaran bahasa Inggris. Dengan acara EAD ini, sekiranya kegiatan ini mampu menjadi momentum bagi para siswa untuk membangun kesadaran akan perlunya bahasa Inggris dan berani untuk berbahasa Inggris tidak hanya di level pendidikan formal. Semua itu perlu dimulai dari diri sendiri sampai pada akhirnya nanti semangat tersebut juga ditularkan kepada sesama.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, diikuti dengan sambutan dari Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Ibu Caecilia Tutyandari, S. Pd., M. Pd. dan diakhiri sambutan oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan. Yang menarik adalah ternyata Dinas Pendidikan juga mengamati lomba ini. Mereka menegaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa. Mereka mengamini bahwa bahasa Inggris adalah sesuatu yang sulit, selain itu kemampuan siswa untuk berbahasa Inggris juga banyak yang lemah walaupun materi ini sudah dikenalkan sejak anak masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Padahal bahasa Inggris merupakan potensi besar bagi siswa untuk masuk ke dunia kerja pada akhir studi mereka. Oleh karena itu mereka berharap supaya acara ini mampu memberikan peserta kesempatan untuk bebas mengekspresikan bahasa Inggris.
Lomba berlangsung selama dua hari untuk semua cabang yang ada. Pada dasarnya semua peserta memiliki kemampuan yang baik, namun tentu saja ada yang terbaik di antara semua siswa yang hadir saat itu. Ghina Rindiani Ariesty sebagai Koordinator bidang acara menegaskan bahwa lomba debate dimenangkan oleh SMAN 8 Yogyakarta, Albertha Palma dari SMA PL Van Lith menjuarai lomba speech, dari storytelling Brigita Beta Shella dari SMA Yos Sudarso Cilacap keluar sebagai pemenang, SMA Regina Pacis Surakarta yang diwakili oleh Devina Darmawan menjadi yang paling wahid dalam writing, dan terakhir dari cabang drama, SMAN 1 Klaten menjadi tim yang sukses memukau para juri untuk menjadi pemenang. Pada kesempatan ini pula diambil 1 sekolah untuk menjadi Juara Umum yang jatuh kepada SMA PL Van Lith Muntilan karena memenangkan 4 dari 5 perlombaan yang dilaksanakan. Hanya bahagia yang bisa dirasakan disana, bukan hanya dari pihak pemenang namun juga semua peserta sebab seperti yang diutarakan Ibu Ndari, “Besides winning, the most fun thing in a competition is that you got met a lot of friend from different area.” (DAYC)

  kembali