USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Career Workshop & Professional Grooming with Caring Colours Martha Tilaar

diupdate: 14 tahun yang lalu


Belanda, Perancis, Spanyol, dan banyak negara lain di Eropa pasti pernah menjadi tempat impian kita untuk sekedar singgah atau bahkan hidup menetap di sana meninggalkan Indonesia tercinta. Jika sampai pada saat ini anda masih berpikir seperti itu, anda belum mengikuti  Career Workshop & Professional Grooming yang dilaksanakan oleh tim Caring Colours dari Martha Tilaar di Kampus 2 USD Mrican, Jumat (19/4).
Workshop ini diikuti oleh lebih dari 50 mahasiswa Universitas Sanata Dharma dari berbagai fakultas. Acara dikemas dalam sub tema kiat menyikapi perjanjian kerja dan teknik wawancara. Acara dibuka dengan sambutan dari bapak Markus Sukmono, S.Pd., M.M. mewakili bapak Drs. Tarsisius Sarkim, M.Ed., Ph.D. sebagai Wakil Rektor IV USD yang kebetulan berhalangan hadir. Dalam sambutannya, pak Markus mengingatkan mahasiswa peserta workshop bahwa mereka memiliki tugas membangun bangsa dan Indonesia tidak boleh begitu saja kalah bersaing dengan negara lain tanpa ada perlawanan. Workshop ini dibuka secara resmi dengan pemukulan gong dan pertukaran kenang-kenangan sebagai bentuk kerja sama antara Universitas Sanata Dharma dan Martha Tilaar.
Workshop diawali dengan pemaparan pemetaan perekonomian Indonesia di tahun 2013. Di sini dijelaskan bagaimana krisis ekonomi di eropa sangat memberi dampak bagi tatanan ekonomi Eropa dan Indonesia ternyata hadir sebagai negara yang justru menyelamatkan Eropa dengan daya beli yang tinggi seperti Lion Air yang membeli pesawat AIRBUS dari Perancis yang akhirnya bisa menyelamatkan mereka dari kebangkrutan. Itu hanyalah salah satu contoh, contoh lain adalah tingginya Gross Domestic Product Indonesia sejak kejatuhan era ORBA, lalu tingkat investasi di Indonesia yang semakin tinggi dan masih banyak lagi lainnya. “Ini adalah saat yang tepat bagi Indonesia untuk mengambil alih perekonomian, Dunia itu untuk rebutan jadi jangan pernah enak-enakan”, ucap Bapak Samuel memotivasi semua peserta dalam workshop tersebut. Menurut beliau, saat ini profil ekonomi Indonesia sedang positif maka kita harus mendukung itu dengan cara menggunakan produk dalam negeri.
Kelanjutan dari workshop ini, sesuai dengan tema, diisi tentang professional grooming. Pokok bahasan dalam sesi-sesi selanjutnya adalah bagaimana mahasiswa yang nantinya akan melamar pekerjaan bisa menjaga dan menunjukkan inner manner dan outer manner. Inner manner berkutat pada identitas diri seseorang, sedangkan outer manner mengarah pada impresi pertama dari penampilan. Berbagai macam etika dalam wawancara dikupas tuntas dalam sesi ini. Cara duduk, bersalaman, berdiri, memandang, dan berbagai etika kesopanan lain sebagai seorang professional dilatih dan diterangkan dengan jelas. “Saya mendapatkan pengetahuan baru tentang peluang kerja, cara wawancara dan attitude yang baik, kemajuan perekonomian Indonesia, prestasi Martha Tilaar hingga cara make up yang tepat”, tutur Dominika Retno, seorang mahasiswa USD dari Program Studi PBI yang juga mengikuti acara tersebut.
Acara berjalan dengan lancar dan interaktif karena pihak dari caring colours juga membalut acara dengan candaan segar dan permainan yang interaktif. “Pionir akan selalu mendapatkan tempat, sedangkan followers tidak (mendapatkan tempat)”, tegas bapak Samuel sebagai wakil dari Caring Colours. (dayc)

  kembali