USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

WISUDA SARJANA DAN MAGISTER USD, 13 April 2013:
''Jangan Inginkan Uang dan Jabatan, Raihlah Makna Hidup dan Idealisme"

diupdate: 14 tahun yang lalu


Periode September 2012 sampai dengan Februari 2013 Universitas Sanata Dharma tercatat meluluskan 810 mahasiswa dari program Sarjana, Profesi, dan Magister. Dari jumlah lulusan tersebut pada Sabtu (13/4) ada 662 mahasiswa hadir dalam upacara wisuda yang diselenggarakan di Kampus II USD Mrican.
Lulusan yang diwisuda oleh Rektor USD Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, S.J. adalah lulusan terbaik dari tiap fakultas. Para lulusan terbaik tersebut adalah (1) Lucyana Dorothya dari Program Pasca Sarjana dengan Indeks Prestasi/IP 3,91; (2) Skolastika Meta Wedika Titiani dari FPsikologi dengan IP 3,75; (3) Lia Susanti dari FFarmasi dengan IP 3,85; (4) Oktovianus Ferryandi dari FST dengan IP 3,86; (5) Sony Christian Sudarsono dari FSastra dengan IP 3,92; (6) Rani Antyani dari FEkonomi dengan IP  3,69; (7) Anastasia Ervin Sri Agustin dari FKIP dengan IP 3,91. Kemudian para lulusan lain diwisuda oleh Dekan dan Ketua Program Studi masing-masing.
“Meskipun Anda telah lulus dan diwisuda, kami berharap di antara Anda dan USD tetap terjalin hubungan dan networking yang baik. Kita masih bisa berbagi dan bersama-sama memajukan serta mengembangkan USD. Semoga jaringan alumni yang terus dikembangkan oleh Wakil Rektor IV USD bisa dijadikan tempat di mana Anda sebagai alumni baru bisa bertukar pikiran, gagasan dan ide untuk pengembangan USD yang kira cintai bersama ini.” demikian harapan Rektor USD kepada para lulusan dalam sambutannya.
Dalam sambutan Alumni USD, tampil Go Mulya yang saat ini menjadi Kepala Sekolah SD Bestari Utami di Garut. Dalam sharing dia menyampaikan bahwa kesan pertama di Sanata Dharma sangat menggoda. Kesederhanaan di kampus membuatnya tenteram. Saat menjalani kuliah, dia berkesimpulan bahwa dari 6 sekolah (TK sampai S2) yang telah dilaluinya, Sanata Dharmalah yang paling memanusiakan manusia, yang benar-benar mengubah kehidupannya, terutama melalui retreat yang berisi: Who Am I. Kesan kedua adalah nasionalisme dan pluralisme. Di Sanata Dharma, berbagai suku bangsa dan sosial ekonomi ada dan hidup berdampingan. Hal inilah yang sampai saat ini dia banggakan dan kemudian ditanamkan di sekolah yang didirikannya. Go Mulya saat ini mengelola SD di kota Garut. Meski Go Mulya tidak beretnis Jawa/Islam, 80% muridnya adalah muslim. ''Jangan menginginkan uang dan jabatan, tetapi raihlah makna hidup dan idealisme.'' demikian pesannya kepada para alumni USD. (Humas)

  kembali