Untuk menjajagi kerjasama pendidikan antara Timor Leste dengan USD dan sekaligus bersilaturahmi dengan pimpinan universitas, Rabu 8 Februari kemarin, duta besar luar biasa dan berkuasa penuh Timor Leste, Rev. Arlindo Marcal mengunjungi USD. Dengan didampingi perwakilan bidang pendidikan kedubes Timur Leste, Bapak Paulino Henrique Ribeiro dan seorang sekretaris kedutaan, mereka diterima rektor USD, Dr. Paul Suparno, SJ, MST dan Kepala BKP di kantor rektorat Paingan. Dalam kesempatan itu bapak duta besar menyatakan terimakasih karena dengan bantuan USD keempatbelas mahasiswa Timor Leste yang sedang belajar di berbagai jurusan di USD tidak mendapat masalah ijin belajar, ijin tinggal maupun masalah keimigrasian lainnya. Beliau juga menyatakan minatnya untuk bisa menandatangani sebuah Nota Kesepahaman dalam tahun ini guna memayungi bentuk-bentuk kerjasama yang akan dijalin. Rektor USD menyambut baik gagasan itu dan beliau juga menawarkan bahwa bentuk kerjasama bisa dikembangkan menjadi kerjasama tripartite dengan menggandeng salah satu universitas luar negeri. Pada akhir kunjungan selama satu jam itu, Bapak Ribeiro, perwakilan bidang pendidikan, mengharapkan supaya jalur penerimaan sistem kerjasama SMU di Timor Leste bisa dilakukan secara on line. Dengan cara ini, para calon mahasiswa tidak perlu datang ke Yogyakarta sehingga menghemat biaya. Atau mungkin tim promosi di bawah koordinasi Humas berminat untuk promosi di Timor Leste. Siapa berminat?




