USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Mahasiswa Fakultas Teologi USD Isi Liburan dengan Kegiatan Bermanfaat

diupdate: 14 tahun yang lalu


Senin (14/1) Fakultas Teologi Wedhabakti Universitas Sanata Dharma menggelar kegiatan bersama bagi para mahasiswa dalam mengisi masa liburan akhir semester ganjil  2012 / 2013. Kegiatan ini berupa kursus Jurnalistik bersama tim KOMPAS Jakarta (bagi mahasiswa semester 1),  kursus Kateketik bersama tim Kateketik IPPAK Universitas Sanata Dharma (bagi mahasiswa semester 3), dan kursus Komunikasi Sosial bersama tim PusKat dan KomSos (Komisi Komunikasi Sosial) Keuskupan Agung Semarang (bagi mahasiswa semester 5). Untuk kursus Jurnalistik dilaksanakan selama 5 hari di Fakultas Teologi Wedhabakti, untuk kursus Kateketik dilaksanakan selama 6 hari di Fakultas Teologi, sedangkan untuk kursus Komunikasi Sosial dilaksanakan di PusKat dengan pembagian dua gelombang, Gelombang 1 pada tanggal 14–18 Januari 2013 dan gelombang 2 pada tanggal 19 – 23 Januari 2013.
“Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan akhir semester ganjil tersebut selain untuk mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang bermanfaat juga tidak kalah penting menambah wawasan dan khasanah ilmu pengetahuan dan pemahaman sehingga tidak jatuh pada hal-hal teoritis saja tetapi juga dipraktekkan”, demikian penuturan Rm. E.P.D. Martasudjita, Pr (Ketua Program Studi Teologi Wedhabakti) di saat pembukaan kegiatan bersama ini. Kegiatan ini juga menjadi program mata kuliah yang diujikan dan dinilai secara komprehensif dalam penilaian indeks prestasi para mahasiswa sehingga menuntut keaktifan dan antusiasme para mahasiswa dalam mengikuti program kegiatan. Kegiatan bersama ini memang menjadi program baru karena kegiatan bersama ini baru diusulkan sekitar 4 tahun yang lalu dan selalu direkomendasi baik untuk selalu dilanjutkan.
Dalam kegiatan kursus jurnalistik para mahasiswa semester 1 diajak oleh tim KOMPAS untuk memiliki ketertarikan menulis. Dalam bahasa khas mereka yang selalu diucapkan kepada para mahasiswa adalah mereka harus memiliki sense dulu. “Yang dimaksud sense adalah kegembiraan dan tujuan mereka menulis itu apa? Kalau tidak gembira, mereka tidak bakal menulis.” demikian ungkap Pak Tony Widiarto (Wartawan utama KOMPAS). Tim KOMPAS juga mengajari bagaimana menulis yang baik. Menulis yang baik adalah tulisan yang sesuai dengan SPOK, kritis, dan tajam, serta dimengerti oleh pembaca dan tidak kalah penting atau up to date. Maka dari itu, tim KOMPAS mengajak para mahasiswa semester 1 untuk membuat feature dengan tema yang sesuai situasi sosial yang terjadi di dalam masyarakat. “Sungguh pengalaman yang mengesankan menjalani kursus jurnalistik bersama tim KOMPAS, digugah semangatnya biar mau nulis, baca buku, dan terlebih mau mengungkapkan pendapat tanpa malu-malu”, demikian ungkap Fr. Petrik Yoga Sasongko, mahasiswa semester 1.
Dalam kursus Kateketik pun memberi warna yang berbeda. Bersama tim IPPAK, para mahasiswa semester 3 diajak untuk memiliki jiwa katekese yang mumpuni di jaman sekarang. Menurut Bapak Kristianto (Dosen dari tim IPPAK), berkatekese tidak hanya berceramah atau berpidato soal isi ayat Kitab Suci saja tetapi lebih dari itu, berkatekese adalah sebuah usaha proses pengajaran dan pendidikan nilai-nilai Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak hanya relasinya dengan orang-orang Kristiani saja (Katolik) tetapi juga bagi banyak orang. “Kursus ini memberikan paragdima baru buat kami para calon pendidik, pendidikan ternyata tidak hanya didasarkan pada kognitif saja”, begitu ungkap Fr. F. Rendy Aktor (Mahasiswa semester 3). Walau liburan menjadikan diri kita yang resting sejenak di tengah padatnya kegiatan kampus yang telah dijalani, tetapi liburan tidak membuat kita berhenti untuk menimba pengalaman dan khasanah wawasan yang ada. Sebagai mahasiswa menjalani liburan yang sehat berarti menjalani kegiatan-kegiatan yang bermanfaat guna menggali ilmu dan potensi kita untuk hari besok. (@Carolus_Benny)

  kembali