“Natal identik dengan saling memberi kado. Kado adalah ekspresi perhatian dan cinta kepada sesama, khususnya kepada orang-orang yang sangat dikasihi. Fokusnya bukan pada apa yang diberikan melainkan pada si pemberi. Yesus datang sebagai kado bagi umat manusia. Kado terbaik yang dapat kita berikan bagi sesama kita adalah perhatian dan kasih sayang yang tulus. Anak-anak kita yang begitu polos dan tentu juga merupakan kado-kado istimewa dalam kehidupan orang tuanya. Menyadari kado-kado yang kita terima itu, marilah kita bangkit menjadi terang dan berkat juga bagi sesama kita,” demikian pokok-pokok pikiran yang dapat dirangkum dari khotbah Romo. Mutiara Andalas, SJ dalam Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar Universitas Sanata Dharma. Natalan bersama itu berlangsung meriah di Panggung Terbuka Realino, Minggu, 6 Januari 2013. Misa dipimpin oleh Romo Rektor Dr. Ir. Paulus Wiryono Priyotamtama, SJ dan didampingi Rm. Budi Subanar, SJ dan Rm. Mutiara Andalas, SJ. Misa Natal tahun ini menjadi semakin meriah dengan iringan koor mahasiswa Cantus Firmus.
Acara Natal Bersama diisi dengan kegiatan-kegiatan bermain seperti kereta mini, penarikan door prize, tarian tunggal oleh putri Ibu Francisca Tjandrasih Adji, permainan biola yang sangat menawan dari putra Bapak Markus, dan penampilan band dari Perpustakaan USD.
Tedjo Badut
Perayaan Natal Bersama Keluarga Besar USD kali ini dimeriahkan dengan aksi panggung spektakuler oleh Tedjo Badut. Tedjo Badut hadir bersama rombongan besarnya yang mengenakan konstum Santa Klaus. Tampil sebagai ‘Piet Hitam’, Tedjo Badut tidak saja berhasil menghibur dengan aksi-aksi sulap yang menarik tetapi juga mampu membawakan lawakan yang kocak dan membangun suasana gembira.
“Universitas Sanata Dharma yang sampai saat ini masih dipercaya untuk mendidik angkatan muda memang perlu bersyukur dan terus berusaha mrnjadi terang dan berkat bagi sesama,” demikian pesan Romo Rektor Dr. Paulus Wiryono Priyotamtama, SJ dalam sambutannya. (y2t)




