www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
 :: Liputan Khusus
Festival Seni Karawitan Gending Gerejani #5
              Festival Seni Karawitan Gending Gerejani #5 :: usd.ac.id
~~~


“FESTIVAL SENI KARAWITAN GENDING GEREJANI ( SEKAR GENI ) 2017”

 

II.          TEMA KEGIATAN

Festival Seni Karawitan Gending Gerejani (SEKAR GENI) 2017 menggangkat tema dasar yaitu kerukunan, sukacita dan gamelan. Pengambilan tema dasar tersebut sesuai dengan keadaan Bangsa Indonesia saat ini, dimana sikap intoleransi yang terjadi di berbagai daerah Indonesia menimbulkan banyak konflik yang dikesan mengatasnamakan agama padahal konflik tersebut tidak berlatar belakang agama. Ada pihak–pihak yang berupaya mengadudomba yang membuat konflik tersebut terkesan pecah karena perbedaan agama. Meski jumlahnya tidak banyak,konflik tersebut harus diatasi dengan mengoptimalkan peran forum kerukunan umat beragama di setiap daerah. Oleh  karena itu, panitia penyelenggara merumuskan tema festival dengan ungkapan “Nabur Bingah Awoh Paseduluranyang artinya berbagi kebahagian agar persaudaraan terjalin dengan rukun.

Dengan diselenggarakannya Festival Seni Karawitan Gending Gerejani (SEKAR GENI) yang kelima ini, panitia berharap masyarakat mampu menjalin kerukunan sehingga keharmonisan dan sukacita saat bermain gamelan bisa diterapkan dan dirasakan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Panitia Festival Seni Karawitan Gending Gerejani juga ingin mengenang jasa sejumlah tokoh yang telah terlibat sebagai perintis awal gending gerejani dan yang telah berjasa dalam menghidupkan musik-musik inkulturasi. Oleh karena itu, panitia Festival Seni Karawitan Gending Gerejani akan memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh atau melalui keluarga sebagai pewarisnya. Sebagaimana telah diberikan penghargaan kepada alm. C. Hardjasoebratadan J. Sukodi pada penyelenggaraan Festival Sekar Geni 2013, Martopangrawit dan Paul Widyawan pada penyelenggaraan Festival Sekar Geni 2014, I Gusti Putu Oka, Blasius Subono dan Siti Amina. Terakhir pada penyelengaraan Festival Sekargeni 2016 penghargaan diberikan kepada alm.Christhoporus Saridal dan Prof. Dr. Rahayu Supanggah, S.Kar.

 

III.          LATAR BELAKANG

Sejak tahun 2008 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan Parade Gamelan Anak. Mulai tahun 2013 diselenggarakan Festival Seni Karawitan Gending Gerejani.Tahun 2017 ini UKM Seni Karawitan Universitas Sanata Dharma bermaksud melanjutkan tradisi tersebut, dengan menyelenggarakan Festival Seni Karawitan Gending Gerejani (SEKAR GENI) untuk yang kelima kalinya.

Gending gerejani pertama kali diperkenalkan oleh Bapak C. Hardjasoebrata pada tahun 1925. Pada mulanya, gending gerejani hanya dapat ditemui di luar ibadat resmi gereja. Mulai tahun 1957, Mgr A. Soegijapranata, SJ membentuk panitia Prangripta Gending Gerejawi untuk mengiringi perayaan Ekaristi. Sejak saat itu, gending-gending gerejani mulai digunakan dalam perayaan Ekaristi. Berkat ketekunan dan keterlibatan berbagai komunitas karawitan serta produktivitas pencipta lagu gending gerejani, kini gending gerejani dapat dijumpai pada misa mingguan, perayaan Paskah maupun perayaan Natal. Sanata Dharma pernah mengukir peristiwa diperdengarkannya untuk pertama kali gending Nata Agung ciptaan Bapak J. Sukodi saat menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Ir. Sukarno yang mengunjungi Universitas Sanata Dharma pada tanggal 8 April 1961.

Patut disyukuri bahwa kemeriahan dan kekhasan gending gerejani sampai saat ini  senantiasa hadir di berbagai tempat. Kita dapat menjumpai komunitas karawitan gending gerejani di berbagai tempat, seperti paroki, stasi, lembaga pendidikan dan masyarakat umum. Keanggotaan komunitas karawitan mencakup berbagai tingkat usia, jenis kelamin dan profesi. Keanggotaan komunitas karawitan gending gerejani tidak terbatas pada jemaat gereja saja, ada pula anggota selain anggota gereja. Kegiatan komunitas karawitan memiliki dinamika berlainan, ada yang secara rutin berlatih untuk mempersiapkan tugas mingguan, ada pula yang secara khusus berlatih untuk mempersiapkan perayaan Paskah dan Natal.

Festival Seni Karawitan Gending Gerejani memberikan wadah apresiasi dalam mendorong dan menumbuhkan semangat bagi anggota karawitan serta menjadi  wadah inkulturasi dalam melestarikan budaya seni karawitan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan ajang untuk menemukan bibit-bibit baru. Dengan demikian, Festival Seni Karawitan Gending Gerejani perlu diselenggarakan untuk mengembangkan kehadiran komunitas karawitan khususnya komunitas karawitan gending gerejani.

~~~

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2017 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.225.37.159: - 2719.2 ms  |   7 user(s) online