Universitas Sanata Dharma

Program Pasca Sarjana

Loading
HomeProfileBeritaAgendaFasilitasKontakPengumuman

BERITA KEGIATAN

Presentasi Riset Post Doctoral Dr. Helly Minarti (kerjasama dengan Fulbright)
S3 Program Doktor Kajian Budaya (Kajian Seni dan Masyarakat) | 14 January 2019
Presentasi Riset Post Doctoral Dr. Helly Minarti (kerjasama dengan Fulbright) :: Fakultas Pasca Sarjana USD Yogyakarta

Dalam sejarah perekembangan seni tari di NYC terdapat rasisme yang menutup akses bagi para penampil selain orang kulit putih. Dalam kelompok tersebut kemudian mulai muncul kesadaran untuk melibatkan orang kulit berwarna dalam penampilan yang diadakan oleh Movement Research di Judson Memorial Church. Penelitian Hell Minarti ini kemudian ingin melihat bagaimana relasi Amerika dan Asia Tenggara dalam proyek kesenian.

Penelitian yang masih berjalan ini melibatkan tiga orang seniman yang lolos kurasi dan tampil pada periode musim semi 2018. Mereka adalah Rina C. Esperitu seorang kelahiran Filipina yang pindah ke USA sejak usia 13 tahun. Karya-karyanya menyandingkan antara menjadi Amerika dan sebagai orang Filipina. Orang kedua adalah Zave Martoharjono. Ia seorang transgender perempuan—laki laki dengan kesehariannya adalah sebagai seroang perupa dan aktivis. Karya tarinya kali ini adalah bagaimana dia membayangkan Indonesia yang menjadi salah satu akar dirinya dan masih mencari bagaimana bisa berhubungan kembali dengan Indonesia. Dan yang ketiga adalah Jane Lynne Umipig yang juga merupakan seorang praktisi kesehatan holistik.

Pertanyaan penelitian yang diajukan Helly dalam penelitian ini adalah bagaimana tubuh Asia ini direpresentasikan di dalam konteks Amerika dan bagaimana proses kuratorial yang terjadi. Dalam proses diskusi selanjutanya, ternyata memang dipermasalahkan bagaimana proses kuratorial yang dilakukan oleh tim Movement Research dalam memilih kurator, bagaimana Cloe, yang melakukan proses kuratorialnya dari Singapura dan bagaimana dinamika kekuasaan serta pengetahuan dalam proses kuratorial.

Dari diskusi yang berlangsung ini, masih belum dapat diambil kesimpulan apapun karena proses penelitian ini memang masih berjalan. Namun kita juga jadi dapat melihat bahwa karya seni yang berkembang di Indonesia atau juga pertunjukan yang secara khusus menjadi objek penelitian ini di NYC, tumbuh dan berkembang karena kait kelindan dari berbagai wacana yang ada di sekitarnya, politik kebudayaan, perkembangan dan relasi politik antar negara, legitimasi pengetahuan, dan perkembangan kuratorial itu sendiri. 

lihat berita S3 Program Doktor Kajian Budaya (Kajian Seni dan Masyarakat) lainnya>>
hal. 1  ...  5  6  7  
 
© 2019 - Program Pasca Sarjana - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  Kontak Kami