Mahasiswa Farmasi USD Juara PCE se-Asia Pacific

19/07/2022

Marcelina Handoyo, mahasiswi Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) meraih Juara I di perlombaan Patient Counseling Event Advanced Level pada kegiatan Asia Pacific Pharmaceutical Symposium (APPS) yang diadakan di Taiwan secara online. APPS merupakan sebuah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh International Pharmaceutical Student Federation Asia Pacific Regional Office (IPSF APRO) yang diadakan mulai tanggal 10 Juli - 16 Juli 2022. Tahun ini merupakan kali ke-21 diselenggarakannya APPS. Rangkaian kegiatan dari APPS 2022 antara lain: Regional Assembly, symposium, workshop, international night, Taiwanese cultural night, Public Health Campaign, dan beberapa kompetisi seperti Patient Counseling Event (PCE) dengan level beginner dan advanced, Clinical Skill Event, Industrial Case Competition, Scientific Poster Competition, serta Education Poster Competition. Peserta APPS 2022 berasal dari berbagai belahan ASIA. USD sendiri mendelegasikan 13 orang mahasiswa farmasi untuk mengikuti kegiatan tersebut, antara lain: Annisa Eka Putri, Vania Rica Rian Devis, Alicia Caroline Maspaitella, Febby Tesalonica, Desak Made Rachel Angelina, Jessica Aurelia Kajo, Sebastian Vito, Oda Bintang Nagoyasto, Chrystina Aurelya Putri Wijaya, Merry Permatasari, Marcelina Handoyo, dan I Dewa Ayu Ratih Arta Mevia

Mengikuti perlombaan APPS di tahun ini merupakan kedua kalinya bagi Marcelina. Menurut Marcelina, perlombaan PCE APPS tahun lalu menyisakan penyesalan karena kekalahannya di final. Pada kesempatan kali ini, ia manfaatkan untuk mencari teman dari berbagai negara karena tidak sempat melakukannya di tahun lalu. Prestasi yang Marcelina dapatkan tidak lepas dari bimbingan dosen FF USD apt. Christianus Heru Setiawan M.Sc., Dr. apt. Dita Maria Virginia, S. Farm., dan apt. Ipang Djunarko, M.Sc. Marcelina awalnya merasa ragu untuk masuk ke level advance dikarenakan beginner sudah penuh kuotanya, namun dengan keinginan kuat untuk tetap mengikuti lomba, akhirnya ia mencoba level advance.

PCE tahun ini tentunya berbeda dengan yang diikuti Marcelina di tahun sebelumnya, di mana ia mempunyai waktu 1 jam untuk mencari data dan informasi obat yang diresepkan untuk pasien pada kasus yang ia terima. Data dan informasi tersebut ia perlukan untuk menunjang praktik konseling yang akan ia lakukan di depan juri. Kasus ia dapatkan juga dirasa cukup sulit baginya. Marcelina tidak menyangka dapat lolos hingga tahap final. Marcelina memiliki pesan untuk teman-teman lainnya bahwa semua hal mungkin saja tercapai, yang penting harus berani mencoba, dan rela berusaha untuk mencapainya. (IP)

 kembali