Prestasi Fakultas Farmasi USD dalam PHARFEST UI 2020

20/11/2020

Pharmacy Festival (Pharfest) merupakan salah satu program kerja rutin yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Farmasi UI. Pharfest 2020 mengangkat tema “Bring Your Bright Ideas for Better Healthcare in 5.0 Era”. Kegiatan ini terdiri dari berbagai macam rangkaian yaitu National Webinar, Essay Competition, Poster Competition (PC), Patient Counseling Competition (PCC), dan Video Competition. Berbagai rangkaian acara tersebut dapat meningkatkan soft skill mahasiswa serta mahasiswa diharapkan dapat memiliki pengalaman yang lebih baik untuk diimplementasikan pada masyarakat.

PCC atau Patient Counseling Competition merupakan ajang kompetisi akademis antar mahasiswa Farmasi D3/D4/S1 se-Indonesia di bidang konseling yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa farmasi dalam berkomunikasi dan memberikan konseling kepada pasien sebagai salah satu peran penting farmasis dalam rangka melaksanakan pharmaceutical care yang berkualitas di masa yang akan datang yaitu Society 5.0 Era. Fakultas Farmasi USD mengirimkan 8 orang untuk mengikuti babak penyisihan yang berlangsung pada tanggal 24 Oktober 2020. Babak penyisihan dilakukan secara tertulis, masing-masing peserta diminta untuk menuliskan narasi konseling dari sebuah resep dokter dan akan dipilih 8 orang peserta dengan nilai terbaik. Babak final dilaksanakan pada 8 November 2020 memanfaatkan aplikasi zoom. Tiap peserta diharuskan melakukan konseling secara daring dengan kasus berupa resep dokter. Setelah melalui konseling, dipilih 3 orang terbaik dengan nilai konseling tertinggi untuk menjadi Juara I, II, dan III.

Terdapat 5 orang mahasiswa FF USD yang melalui babak final dan 2 diantaranya menjadi juara pada lomba PCC yaitu, Ni Made Yudhi Feby sebagai juara II dan Marcelina Handoyo sebagai juara III. Menurut penuturan Ni Made Yudhi Feby, yang akrab dipanggil Feby sebagai salah satu perwakilan delegasi lomba, lomba ini sangat mengasah kemampuan di bidang konseling. Setelah melalui proses usaha yang cukup Panjang, Feby merasa sangat senang karena dapat menjadi juara. Feby juga bersyukur atas kesempatan yang Tuhan berikan sehingga ia dapat berhasil pada lomba ini. Bersama dengan kemenangannya, Feby juga mengajak teman-teman mahasiswa yang lain untuk dapat aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang diadakan baik di dalam maupun luar kampus, termasuk lomba. Secara khusus, Feby mengatakan untuk jangan menyerah apabila kalah dalam sebuah perlombaan, karena pada dasarnya kemenangan merupakan bonus dari kerja keras.

(PDC)

 kembali