Universitas Sanata Dharma

Fakultas Farmasi

Loading
HomeProfileBeritaAgendaFasilitasDownloadLowongan KerjaKontakPengumuman

BERITA KEGIATAN

AMOTRAP PSPA USD Angkatan ke-30
F.FAR | 26 February 2015

Acara tersebut dibuka oleh Dekan Fakultas Farmasi Aris Widayati, Ph.D., Apt. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di PSPA USD, terutama bagi para calon apoteker yang berasal dari luar Fakultas Farmasi USD. Beliau juga menuturkan bahwa kualitas PSPA USD tidak diragukan lagi. Hal ini dibuktikan dengan akreditasi A dan produk apoteker USD yang sudah berkarya di berbagai daerah, bahkan luar negeri.

Sesi selanjutnya diisi oleh Dr. Titien Siwi Hartayu selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) PSPA USD dan Maria Wisnu Donowati, M.Si., Apt.  Dalam paparannya, Kaprodi menyampaikan peranan apoteker berdasarkan seven star pharmacist plus 2 (Care-Giver, Dicision-Maker, Communicator, Leader, Manager, Life-long Learner, Teacher, Researcher, and Enterpreneur),sedangkan proses pendidikan apoteker di USD disampaikan oleh ibu Maria Wisnu Donowati, M.Si., Apt. Presentasi kemudian dilanjutkan oleh Dr. T. Handono Eko Prabowo, MBA., Ph.D. selaku Pengelola Program Magister USD. Beliau mengenalkan MM USD kepada seluruh mahasiswa. Manajemen Keuangan, Operasi, Sumber Daya Manusia, dan Etika Bisnis merupakan mata kuliah pilihan yang ditawarkan oleh PSPA USD kepada mahasiswa. Diadakannya mata kuliah manajemen ini merupakan bentuk kerjasama antar fakultas, khususnya PSPA dan MM USD. Beliau juga menjelaskan bahwa apoteker USD yang sudah mengambil mata kuliah manajemen di PSPA jika melanjutkan ke MM USD tidak perlu mengambil mata kuliah yang sama lagi.

Sesi berikutnya adalah beauty class. Sesi ini difasilitasi oleh tim Pixy Indonesia yang merupakan bagian dari PT. Mandom Indonesia. Para calon apoteker diajak untuk merias diri dan bagaimana menampilkan diri sebagai sebagai seorang profesional. Acara ini juga dihadiri oleh tim HRD RS. Telogorejo Semarang. Para calon apoteker baru ini juga diberi gambaran terkait peluang dan tantangan pekerjaan apoteker, khususnya di rumah sakit.

Pada hari kedua, mahasiswa PSPA diberi kesempatan untuk mengenali diri dan potensi diri secara mendalam. Sesi ini dibawakan oleh dosen Fakultas Psikologi, Henrietta S.Psi, M.A.  beserta tim. Beberapa materi yang disampaikan adalah Who am I?, Pribadi Tahan Uji, dan Fleksibilitas menghadapi masa depan. Pada sesi ini para calon apoteker dapat mengenal kepribadiannya berdasarkanMyers-Briggs Type Indicator. Pengenalan diri merupakan hal yang penting. Seseorang yang mengenal dirinya sendiri dapat menerima diri (kelebihan maupun kekurangan) dan orang lain serta menggali potensi diri secara maksimal. Seorang apoteker juga dituntut untuk tahan uji. Artinya, tidak mudah menyerah, bersemangat, inovatif, mau belajar, dan mampu bekerja di bawah tekanan. Di akhir acara, seluruh mahasiswa PSPA angkatan 30 ini diminta untuk menuliskan target 5 tahun yang akan datang serta strategi meraihnya. Target dan strategi itu disharingkan dalam kelompok kecil dan besar. Apabila target tersebut tidak teracapai maka sikap fleksibilitas sangat diperlukan. Fleksibilitas tidak diartikan menyerah pada keadaan, melainkan bersikap terbuka terhadap peluang-peluang indah lainnya. Selama acara berlangsung, tim yang terdiri dari 3 orang mahasiswa psikologi juga mengadakan ragam permainan menarik. Seluruh mahasiswa PSPA diajak berdinamika melalui permainan tersebut.        

Rangkaian acara AMOTRAP ditutup dengan kegiatan outbond di Komplek Desa Wisata Sorowulan, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan tersebut di fasilitasi oleh Banyu Sumilir Outbond Center. Beragam permainan unik dan menyenangkan disediakan oleh panitia. Seluruh mahasiswa terlibat baik secara individu maupun kelompok dalam setiap permainan. 

Mahasiswa PSPA angkatan 30 mengikuti kegiatan AMOTRAP ini dengan sangat antusias, baik yang berasal dari luar maupun Fakultas Farmasi USD. Wirna Mayasari, salah seorang mahasiswi PSPA yang berasal dari Universitas Tanjungpura Pontianak, menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan AMOTRAP tersebut dia bisa memperoleh teman baru, mengenal dirinya sendiri, dan peran seorang apoteker. Hal senada juga disampaikan oleh I Nyoman Dwika Dharmanta, mahasiswa yang berasal dari STIKES Ngudi Waluyo. Ia hanya berpesan supaya ke depannya lebih tepat waktu sesuai dengan jadwal yang tertulis. Kesan serupa juga disampaikan oleh Alexander Budi dan Maria Patrisia Tryasari Nala, mahasiswa PSPA yang berasal dari Fakultas Farmasi USD. Menurut mereka, kegiatan AMOTRAP ini sangat bagus. Para mahasiswa mendapatkan informasi, motivasi sebagai calon apoteker serta pelatihan untuk meningkatkan keakraban dan mengembangkan diri. Ke depannya, mereka mengharapkan agar kegiatan AMOTRAP disiapkan dengan lebih matang lagi, terutama jadwal kegiatan yang kerap tidak tepat waktu. Selain itu, dimasukkan pula materi pengenalan peran apoteker di dunia industri. (LIV)

hal. 1  ...  3  4  5  6  7  
© 2019 - Fakultas Farmasi - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  Kontak Kami