Universitas Sanata Dharma

Fakultas Farmasi

Loading
HomeProfileBeritaAgendaFasilitasDownloadLowongan KerjaKontakPengumuman

BERITA KEGIATAN

Diskusi FF USD dengan Deputi II BPOM RI
F.FAR | 04 September 2019
Diskusi FF USD dengan Deputi II BPOM RI ::

Memenuhi undangan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (USD), Ibu Dra. Mayagustina Andarini, M.Sc., Apt, selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Republik Indonesia (RI) hadir di Common Room Fakultas Farmasi pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2019 guna mendiskusikan “Potensi Peran Universitas dalam Hilirisasi Penelitian Obat Tradisional dan Harmonisasi ASEAN”. Ibu Deputi hadir dengan didampingi Bapak Drs. Tepy Usia, Apt, M.Phil, Ph.D. (Direktur Standarisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM RI), Ibu Dra. Cendekia Sri Muwarni, M.Kes., Apt. (Direktur Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM RI) dan drh. Rahmi Setyorini (Kepala Sub Direktorat Penilaian Uji Praklinik/Klinik Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik dan DIP Kosmetik BPOM RI). Dari pihak Fakultas Farmasi USD, diskusi ini dihadiri Ibu Dekan Dr. Yustina Sri Hartini, Apt., Ibu Aris Widayati, Ph.D., Apt., Ibu Dr. Sri Hartati Yuliani, Apt. dan Bapak Enade P. Istyastono, Ph.D., Apt. Hadir pula Bapak Dr. Barli Bram dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USD.

Diskusi diawali pada pukul 13.00 WIB dengan sambutan Bu Dekan memperkenalkan Fakultas Farmasi USD dan dilanjutkan paparan Bu Deputi tentang kebijakan dan langkah-langkah strategis BPOM dalam hilirisasi penelitian obat tradisional. Dilanjutkan dengan komentar dan tanya-jawab untuk mengindentifikasi peluang-peluang perguruan tinggi untuk berperan dalam hilirisasi penelitian obat tradisional. Diskusi hangat yang dimoderatori oleh Bapak Enade ini harus berakhir pada pukul 15.00 WIB karena rombongan Bu Deputi akan segera kembali ke Jakarta.

Beberapa hal penting yang terungkap dalam diskusi ini adalah: (i) perlunya segera didorong untuk sertifikasi good manufacturing practices bagi lembaga-lembaga riset supaya hasil penelitian obat tradisional bisa dibawa ke uji klinik, dan (ii) meningkatkan sebaran dan jumlah laboratorium uji yang terakreditasi supaya bisa dimanfatkan pengusaha mikro, kecil dan menengah untuk mendapatkan hasil pengujian yang valid dan memenuhi standar BPOM RI untuk keperluan registrasi. Fakultas Farmasi USD dalam hal ini siap berperan dan berkolaborasi dengan BPOM RI.    

hal. 1  2  3  4  5  ...  10
© 2019 - Fakultas Farmasi - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  Kontak Kami