Universitas Sanata Dharma

Fakultas Farmasi

Loading
HomeProfileBeritaAgendaFasilitasDownloadLowongan KerjaKontakPengumuman

BERITA KEGIATAN

Pelantikan Apoteker Baru Fakultas Farmasi USD
F.FAR | 24 October 2018
Pelantikan Apoteker Baru Fakultas Farmasi USD ::

Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Angkatan XXXV Program Studi Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (USD) dilaksanakan pada hari Sabtu (20/10) di Ruang Drost, Kampus 3 USD. Jumlah Apoteker Baru pada angkatan ini ada sebanyak 83 orang, mereka berikrar sumpah/janji sebagai Apoteker dengan didampingi oleh rohaniwan/wati dari 6 agama di Indonesia (Buddha, Hindu, Islam, Katolik, Kong Hu Cu, dan Kristen). Acara sidang pengambilan sumpah/janji Apoteker ini juga dihadiri oleh orang tua/wali dari masing-masing Apoteker Baru.

Setelah selesai mengucapkan sumpah/janji, para Apoteker Baru diundang satu demi satu maju ke depan untuk menandatangani naskah sumpah/janji Apoteker kemudian menerima penyerahan Ijazah Apoteker dari USD oleh Dr. Yustina Sri Hartini, M.Si., Apt. selaku Dekan Fakultas Farmasi USD, penyerahan Sertifikat Kompetensi Apoteker dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) oleh Pengurus Daerah IAI DIY, dan Surat Tanda Registrasi Apoteker dari KFN oleh Anggota KFN.

Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. selaku Rektor USD dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu persoalan krusial yang kita hadapi adalah semakin meluas dan intensifnya persoalan disintermediasi, yaitu berkurangnya peran dari mereka yang selama ini berfungsi sebagai mediator. Menurut Rektor USD, dalam derajat tertentu, apoteker adalah mediator bagi terhubungnya pasien dan pengetahuan tentang obat dan kesehatan. Peran ini semakin hari semakin terancam karena pasien dapat terhubung langsung dengan berbagai sumber pengetahuan tentang obat dan kesehatan secara mudah, murah, serta tak tergantung tempat dan waktu. Tentu disintermediasi ini akan segera menjadi kenyataan bila kita memahami patient counseling sebatas terjadinya transfer pengetahuan tanpa terkait dengan relasi otentik yang kaya dan penuh warna antara pasien dan apoteker yang memiliki integritas dan profesionalitas. “Untuk itu para apoteker harus terus belajar bukan hanya tentang kefarmasian saja, tetapi juga berbagai aspek kemanusiaan yang terkait dengan layanan kesehatan yang manusiawi dan oleh karenanya harus penuh dengan belarasa, yaitu apoteker yang di satu sisi harus memanfaatkan  kemajuan teknologi seluas-luasnya tetapi di sisi lain harus mempunyai kesempatan luas mengasah kepekaan hari nurani dan perhatiannya kepada orang lain.” demikian harapan yang disampaikan Rektor USD kepada para Apoteker Baru.

Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker ini diakhiri dengan pemberian penghargaan bagi 5 lulusan terbaik Program Profesi Apoteker. Kelima Apoteker Baru tersebut ialah Gracia Elwy Nona Sanjivany mendapat penghargaan dari Dexa Medica, Sridea dan Ineke Andrayani mendapat penghargaan dari Universitas Sanata Dharma, serta Benedicta Fidelia Putranti dan Yohanes Medika Seta Diaseptana mendapat penghargaan dari K-24.

(c-YM)

hal. 1  2  3  4  5  ...  7
© 2018 - Fakultas Farmasi - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  Kontak Kami