Fakultas Ekonomi

Fakultas Ekonomi - Universitas Sanata Dharma

 
<< WEB USD

BERITA KEGIATAN

SERI DISKUSI-1 PENGELOLAAN PERSIAPAN STUDI S3
F.EKO | 0 01 December 2020
SERI DISKUSI-1 PENGELOLAAN PERSIAPAN STUDI S3 ::
FE News, Rabu 25 November 2020, via zoom meeting,  Dekanat FE USD selenggarakan Seri Diskusi1 Pengelolaan Persiapan Studi S3 Dosen merupakan salah satu dari tiga Seri Diskusi yang direncanakan diselenggarakan Nov – Des 2020. Perlu by design pengelolaan persiapan studi S3 Dosen sehingga berkelanjutan. Seorang dosen perlu well informed sehingga bisa memutuskan studi S3 yang terbaik bagi diri dan prodinya. Melalui Seri Diskusi 1,2,3 diharapkan adanya update informasi terkait studi lanjut S3 di luar negeri dan dalam negeri, apa yang perlu dipersiapkan studi S3, berbagai tips sukses studi S3, dan isu lainnya. Pada Seri Diskusi 1 ini ada tiga dosen FE USD yaitu Rm Sumarwan SJ, Pak Diksa, dan Rm Angga SJ yang saat ini masih studi di luar negeri membagikan pengalamannya yang bisa dibaca pada link terkait.



Di sesi pertama, Romo Sumarwan SJ yang membagikan pengalamannya bagaimana akhirnya bisa studi S3 di School of Accountancy - QUT Business School, Australia. Untuk bisa lolos atau diterima Studi S3, Romo Sumarwan SJ menyiapkannya selama 2 tahun mulai tahun 2015. Ia juga menceritakan pengalaman kenapa belum berhasil diterima di Swinburne University Australia Award Scholarship, karena IELTSnya belum memenuhi syarat. Selanjutnya ia mencoba apply beasiswa LPDP (1 April 2016) untuk studi di QUT’s Australian Centre for Philanthropy and Nonprofit Studies (ACPNS). Ada sejumlah tips untuk bisa lolos  (memperoleh LOA – Letter of Acceptance dari PT Luar Negeri) dan memperoleh beasiswa (sebab studi di luar negeri mesti cari beasiswa karena mahal). Pertama seorang dosen harus berusaha memenuhi syarat IELTS setidaknya 6.5; Kedua mempunyai proposal desertasi yang bagus dan telah disetujui oleh professor sebagai promotor disertasinya. Menjalani perkuliahan dimulai dengan 1 year Graduate Diploma, kemudian dilanjutkan program Doktor (3-4 tahun) yang semua mata kuliahnya terkait dengan riset. Romo Marwan panggilan akrabnya, memperkirakan studinya sudah selesai di pertengahan tahun 2021.



Pada sesi ke-dua, Bapak Antonius Diksa Kuntara (Pak Diksa), saat ini studi S3 di National Cheng Kung University, Tainan, Taiwan (sejak Maret 2020), Program: PhD in History Department, College of Liberal Arts, NCKU,  Scholarships: NCKU Distinguished International Student Scholarship. Mengapa perlu studi S3 di luar negeri? Memiliki pengalaman “yang tidak ada di Indonesia” – long life learning dan berkontribusi menularkan proses belajar negara maju untuk generasi muda bangsa. Pak Diksa juga memberikan tips untuk bisa Studi S3 di Taiwan.  Bahasa Inggris (IELTS, TOEFL) harus memenuhi yang disyaratkan; Topik riset – pilih yang paling “mudah” (terkait ketersediaan data, ilmu inti yang dikuasai) tetapi harus menarik. Berani kontak professor di negara maju yang pada umumnya ramah dan merespons jika di email. Mempersiapkan untuk bisa memperoleh beasiswa baik sumber dana dari Indonesia: LPDP, Budi LN dan Luar Negeri: AAS, Endeavour (Australia), NZAD, Fulbright (USA), Netherland Fellowship Program (Belanda), DAAD, KAAD (Jerman).


Pada sharing ke-tiga, Romo Angga SJ, saat ini masih belajar S2 di bidang politik, demokrasi dan agama di LSE (London School of Economics) di UK (Inggris) yang akan selesai September 2021. Studi S2 ini dilakukan karena  S2nya Romo Angga, SJ di bidang Teologi menjadikannya kecil untuk bisa diterima di Program Doctoral di LSE. Maka studi S2 di LSE diharapkan menjadi cara untuk bisa diterima di Program Ph.D di LSE.



Ada filosofi yang dipegang oleh Rm Angga SJ, bahwa manusia “Finite beings with infinite possibilities” atau manusia itu makhluk terbatas dengan kemungkinan-kemungkinan tidak terbatas . Terkait studi di LN, ditentukan oleh kekuatan bermimpi – “setinggi apa aku ingin memasang mimpiku”. Kalau kita telah mencanangkan ke sana, tentu akan ada jalan karena yang penting ada orang-orang yang bisa membantu kita ke sana. Untuk persiapan studi ke LN setidaknya perlu waktu 1 tahun untuk persiapan. Ada ketentuan seperti di LSE, seorang mahasiswa S3, harus melakukan risetnya secara mendalam dan menyeluruh dalam satu topik. Banyak funding yang menawarkan beasiswa studi di LN, namun perlu kegigihan untuk bisa bersaing dengan orang lain dari berbagai negara. “Ad Maiora Natus Sum” saya lahir untuk hal-hal yang lebih besar (I was born for greater things).






Materi Sharing
1. Romo Sumarwan SJ
2. Antonius Diksa Kuntara
3.
Romo Angga SJ

Recording zoom meeting, Rabu 25 November 2020



hal. 1  2  3  
Sekretariat FE USD
Jl. Affandi, Mrican, Sleman, Yogyakarta 55281
Telp: (0274) 513301 ex 51309
Email : fe@usd.ac.id
WA: 081328666553
Media Sosial

        
© 2021 - Fakultas Ekonomi - Universitas Sanata Dharma - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta