www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
International Conference on Pharmacy Practice 2017:
“Integrating Innovation: The Role of Pharmacist in Chronic Disease Management”
USD | 28 April 2017 | 14:15 WIB
  
International Conference on Pharmacy Practice 2017:<br>“Integrating Innovation: The Role of Pharmacist in Chronic Disease Management” :: usd.ac.id

International Conference on Pharmacy Practice 2017 (ICPharmP 2017) merupakan konferensi internasional pertama yang diadakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma. Konferensi yang diadakan selama dua hari pada tanggal 26-27 April 2017 ini dilaksanakan di Ruang Seminar Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma (USD). Tema yang diangkat pada konferensi ini adalah “Integrating Innovation: The Role of Pharmacist in Chronic Disease Management” dan mengundang beberapa pembicara dari berbagai Negara yaitu Malaysia, Thailand, Filipina, Australia, USA, dan juga Indonesia.

Ketua pelaksana ICPharmP 2017, Florentinus Dika Octa Riswanto, M.Sc mengatakan bahwa pengangkatan tema Peran Farmasis dalam Penanganan Penyakit Kronis ini merupakan suatu respon terhadap peningkatan prevalensi penyakit kronis yang terjadi saat ini. ICPharmP 2017 juga memfasilitasi peserta konferensi untuk mempresentasikan temuan-temuan penelitian dan juga gagasan-gagasan dalam lingkup praktek kefarmasian untuk meningkatkan wawasan kefarmasian dalam hal penanganan penyakit kronis.

Konferensi internasional ini dibuka secara resmi oleh Rektor USD, Johanes Eka Priyatma, Ph.D. Dalam sambutannya. beliau mengatakan bahwa peran farmasis saat ini tidak lagi hanya mendispensing/menyiapkan obat-obatan untuk pasien, namun farmasis juga harus memastikan pasien memiliki informasi yang cukup mengenai obat-obatan yang mereka terima dan memastikan pasien ikut terlibat dalam terapi yang dijalani.

Hari pertama konferensi ini terbagi dalam 2 sesi, dibuka dengan topik Kontribusi Farmasi Sosial dalam Meningkatkan Penggunaan Obar dan Kesehatan Masyarakan yang Berkualitas oleh, Prof. Dr. Mohamed Azmi Ahmad Hasali dari Universiti Sains Malaysia. Prof. Azmi menekankan bahwa perspektif farmasi sosial dapat membantu stakeholders untuk mengidentifikasi persepsi setiap orang terhadap kesehatannya. Topik kedua dibawakan oleh Assoc. Prof. Bandana Saini dari Faculty of Pharmacy the University of Sydney, Australia yang berbicara mengenai Peran Farmasis dalam Pelayanan Kesehatan Pernfasan di Australia. Sesi kedua dilanjutkan dengan topik Peran farmasis dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDG) yang ditetapkan pada tahun 2015 oleh Dr. Monet M. Loquias dari College of Pharmacy, University of Philippines dan pembicara dari Universitas Sanata Dharma, Dr. Rita Suhadi, Apt., yang mengangkat tema mengenai penyakit kardiovaskuler.

Hari kedua  dibuka dengan topik mengenai pengaruh teknologi terhadap peran farmasis di USA oleh Prof. Yashwant Pathak, M.S., Ph.D. yang berasal dari College of Pharmacy, University of South Florida, USA. Dilanjutkan dengan presentasi dari Prof. Dr. Thomas Paraidathathu dari Taylor’s University Malaysia yang mengangkat topik mengenai pentingnya pendekatan Interprofessional dalam meningkatkan outcome pengobatan pasien. Pada sesi kedua diisi oleh Phayom Sookaneknum, Pharm.D., Ph.D. dari Faculty of Pharmacy, Mahasarakham University, Thailand. Pembiacara terakhir adalah Bapak Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D., yang merupakan Executive Director, Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences yang mengangkat topik mengenai pengembangan obat tradisional/herbal yang masih sangat minim di Indonesia, padahal Indonesia merupakan Negara dengan jenis tanaman terbanyak nomor 2 di seluruh dunia. Hal ini tentunya sangat disayangkan melihat efektifitas dari tanaman herbal masih banyak yang belum tereksplorasi.

ICPharmP 2017 juga mengadakan Oral Presentation dan Poster Presentation selama konferensi berlangsung. Peserta konferensi ini tidak hanya dari kalangan mahasiswa, namun praktisi dan akademisi dari berbagai institusi turut hadir dan ikut berpartisispasi aktif dalam diskusi selama acara berlangsung. Acara ini didukung oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus D.I Yogyakarta dan juga berkolaborasi dengan berbagai Jurnal dari Universitas Padjajaran Bandung, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Sanata Dharma.

(AI)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2017 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.198.216.180: - 1095.6 ms  |   24 user(s) online