www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
Bedah Buku dan Seminar Publik: "Holocaust, Genosida, dan Modernisasi"
USD | 08 October 2018 | 11:05 WIB
  
Bedah Buku dan Seminar Publik:

Pusat Kajian Demokrasi dan Hak-Hak Asasi Manusia (Pusdema) Universitas Sanata Dharma (USD) adalah pihak yang menggagas kegiatan yang tertulis dalam judul di atas. Latar belakang diadakannya seminar publik dengan tajuk Holocaust, Genosida, dan Modernisasi adalah bentuk keprihatinan terhadapap peristiwa yang sangat kejam atas penindasan dan penghilangan hak dasar manusia untuk hidup pada masa lalu. Kegiatan ini diselenggarakan Sabtu (6/10) di Ruang Kadarman, Kampus 2 USD dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Sebelum kegiatan inti dimulai, Dr. FX Baskara Tulus Wardaya, SJ, MA selaku Kepala Pusdema USD dan FX Ouda Teda Ena, MPd, EdD selaku dan Wakil Rektor 4 USD membuka dengan sambutan.

Kegiatan ini diadakan untuk umum, yang hadir tidak hanya mahasiswa USD tetapi juga mahasiswa non-USD, dan masyarakat umum. Pembicara di dalam kegiatan ini ada tiga orang yaitu: Dr. Antarini Arna (penulis buku Genosida dan Modernitas); Prof. Dr. A Sudiarja, SJ; dan Dr. Yoseph Yapi Taum. Moderator acara ini adalah Ons Untoro.

Ada dua rangkaian acara di dalam kegiatan ini. Pertama adalah bedah buku dan yang kedua adalah seminar publik. Buku yang menjadi bahan diskusi adalah buku karya Antarini Arna yang membahas mengenai fenomena Holocaust di Jerman. Holocaust adalah peristiwa persekusi dan pembantaian terhadap kaum Yahudi Eropa selama Perang Dunia II oleh kaum Nazi Jerman yang dipimpin oleh Adolf Hitler. Kejadian ini memakan korban hingga kira-kira 6 juta orang. Selain itu, topik genosida pun diangkat dari fenomena yang terjadi di Kamboja dan Indonesia pada tahun 1965. Semua peristiwa mengerikan itu dikulik lebih dalam untuk melihat faktor-faktor yang menyebabkan manusia melakukan pembantaian terhadap manusia lainnya.

Dalam diskusi ini dijelaskan ada beberapa faktor yang mendorong manusia melakukan genosida. Di antaranya adalah rasionalitas modern, ilmu pengetahuan yang terlalu objektif, dan proyek modernitas yang menguasai kehidupan manusia. Faktor-faktor ini membentuk paradigma yang sempit sehingga beberapa kalangan berpendapat bahwa kelompok merekalah yang terbaik dan terunggul. Sehingga pada kesempatan ini, para pembicara mengajak seluruh peserta yang hadir untuk membuka pikiran baru bahwa perbedaaan yang ada di sekitar kita bukan menjadi alasan untuk membentuk perpecahan. “Janganlah kita menjadi lawan dan kawan di dalam keberagaman. Tetapi marilah kita menjadi kawan dan kawan” begitu tutur Dr. Yoseph Yapi Taum.

(VYA & AHK)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2018 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.145.83.79: - 5816.1 ms  |   11 user(s) online