www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
Guru Penjaga NKRI:
Menghadapi Tahun Politik di Tengah Merebaknya Intoleransi dan Radikalisme
USD | 11 July 2018 | 15:21 WIB
  
Guru Penjaga NKRI:<br>Menghadapi Tahun Politik di Tengah Merebaknya Intoleransi dan Radikalisme :: usd.ac.id

Para Alumni Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma (USD) pada tanggal 7 Juli 2018 mengadakan sarasehan dengan judul Guru Penjaga NKRI. Sarasehan yang diadakan di Ruang Koendjono Kampus 2 USD ini membahas bagaimana memaksimalkan peranan pendampingan seorang guru dalam mendidik anak didiknya dari dini sehingga dapat menekan intoleransi dan radikalisme. Acara ini dihadiri oleh tiga pembicara: Bonar Tigor Naipospos dari Setara Institue; Prof. Dr. Supriyoko, M.Pd. dari Majelis Luhur Taman Siswa; dan Y. Tri Subagyo, M.A., Ph.D. dari Pasca Sarjana USD.

Sejarah yang dianggap sangat penting sebagai dasar fondasi pemikiran sebaiknya ditanamkan kepada anak didik. Pentingnya belajar sejarah secara kronologis bagi anak didik, agar mereka dapat bersosialisasi. Pada pertemuan dibahas bahwa intoleransi dan radikalisme sering timbul bukan di perkotaan. Kurangnya interaksi dan sosialisasi pada sesama membuat individu terjerumus pada sifat-sifat itu.

Dalam sarasehan ini dibahas apakah kurikulum saat ini sudah baik dan tepat dalam menangani intoleransi dan radikalisme. Di samping peran seorang guru, kurikulum sangatlah penting dalam pendidikan karena kurikulum merupakan dasar acuan yang menjadi standar pendidikan itu sendiri. Diharapkan, Indonesia dapat memberikan pendidikan terbaik, sehingga intoleransi dan radikalisme dapat ditekan.

Pada akhir acara, setiap pembicara memberikan satu kata untuk pendidikan Indonesia. Bonar Tigor Naipospos mengatakan bahwa peran pendampingan guru sangatlah penting dalam dunia digital saat ini. Prof. Dr. Supriyoko, M.Pd. mengatakan bahwa sejarah sangatlah penting bagi masa depan, karena dari sejarah kita dapat belajar untuk memperbaiki kesalahan kita. Terakhir, Y. Tri Subagyo, M.A., Ph.D. berpesan kepada guru-guru agar tidak khawatir karena dirinya yakin bahwa guru-guru telah sangat sadar dan paham akan permasalahan intoleransi dan radikalisme. Jangan bosan untuk selalu mengajak anak didik untuk membuka wawasan dan menanamkan pemikiran bahwa perbedaan itu adalah sebuah rahmat, sebuah keindahan. Acara ditutup dengan nyanyian lagu Pancasila Rumah Kita dan Bagimu Negeri.

(TAP & AMDA)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2018 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.158.199.217: - 5477.9 ms  |   37 user(s) online