www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
Play Performance Mahasiswa PBI USD
USD | 06 June 2018 | 15:48 WIB
  
<i>Play Performance</i> Mahasiswa PBI USD :: usd.ac.id

Meriah dan Spektakuler. Dua kata tersebut untuk menggambarkan acara Play Performance yang diadakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Sanata Dharma. Bertempat di Auditorium Driyarkara Kampus 2 USD, penyelenggaraan pentas yang dihelat pada hari Sabtu 2 Juni 2018 ini menyedot banyak antusiasme dari masyarakat baik dari dalam universitas maupun dari luar universitas. Tak ayal seluruh tiket yang dijual oleh panitia terjual semuanya.

Pementasan dimulai pada pukul 19.00 WIB. Namun sebelum pementasan dimulai, para penonton yang telah memesan tiket sudah datang di area Auditorium Driyarkara. Pintu Auditorium dibuka dari pukul 5 sore hingga pukul setengah 7 malam. Sebelum acara dimulai, peserta dapat menikmati berbagai jajanan yang ada di luar Auditorium Driyarkara dan dapat mengabadikan momen bersama di photo both yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara.

Pada awal acara, sambutan disampaikan oleh Yohana Veniranda, M.Hum., Ph.D. selaku Ketua Progam Studi Pendidikan Bahasa Inggris USD. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah berjuang keras dalam menyelenggaran acara Play Performance ini. Beliau menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan suatu wadah mengekspresikan talenta yang dimiliki oleh setiap mahasiswanya. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh penonton yang hadir karena telah ikut menyemarakkan acara Play Performance ini. “Semoga para penonton semua yang ada di sini dapat menikmati suguhan penampilan yang diberikan oleh mahasiswa kami.” ujar dosen yang telah menempuh studi S3 di University of Delaware ini.

Play Performance tahun 2018 ini mengangkat tema “Remembering Long-Lost Devotion: The Mataram Flower”. Pagelaran pertama mengangkat cerita dari kisah perjuangan seorang prajurit perang bernama Wiropati yang berjuang menghadapi para sekutu Belanda bersama prajurit lain di bawah komando Pangeran Diponegoro. Saat Wiropati bertempur dan kembali dari peperangan dengan keadaan terluka, ia menyadari bahwa hubungannya dengan Srini seorang gadis dari seorang ayah bangsawan tidak akan pernah terwujud. Wiropati pun sudah siap untuk membiarkan Srini pergi darinya. Hal ini dikarenakan ayah dari Srini tidak memberikan restu kepada hubungan Wiropati dengan Srini. Ayah Srini ingin menikahi putrinya dengan seorang lelaki bernama Abdul Ngali yang notabene memihak pada Belanda. Pada saat yang sama, Belanda juga mencari seorang prajurit yang sangat dicari yaitu Wiropati. Dari sinilah terbentuk konflik yang sangat menarik, apakah cinta yang kuat dari seorang prajurit Wiropati dapat meluluhkan kerasnya hati sang ayah dari Srini dan siapakah yang akan memenangkan perang tersebut. Pertunjukkan pertama ini mengangkat judul “The Mataram Signal Gong”.

Usai pagelaran pertama, acara dilanjutkan dengan coffe break. Para penonton diberikan waktu selama 20 menit untuk merilekskan pikiran dengan menikmati jajanan yang dijajakan di luar Auditorium. Hal ini dilakukan juga untuk mempersiapkan pentas yang kedua yang digelar setelah coffe break.

Judul pagelaran kedua adalah “Village flower”. Pementasan kedua ini mengisahkan tentang seorang seniman yang memiliki inspirasi bernama Kushari. Ia adalah seorang komposer muda dari Yogyakarta yang mendedikasikan hidupnya untuk musik. Kecintaannya terhadap musik muncul saat Kushari bertemu dengan teman lamanya yaitu Laraswati. Mereka berdua memiliki passion yang sama dalam bermusik. Itulah yang membuat Laraswati menjadi inspirasi bagi Kushari. Namun, di saat yang sama orang tua dari Laraswati memiliki hutang kepada seorang yang bernama Haji Hasbi. Haji Hasbi merupakan orang tua kaya yang ada di desa. Laraswati berusaha untuk membebaskan hutang orang tuanya dari Haji Hasbi, akan tetapi Haji Hasbi memiliki syarat untuk membebaskan hutang orang tuanya yaitu dengan menikahinya.

Di saat yang sama Kushari yang sudah menyimpan perasaan terhadap Laraswati harus menyadari kondisi dari Laraswati saat itu. Ia pun kemudian menikahi perempuan lain yang bernama Raden Ajeng Asminatun. Akan tetapi, R.A. Asminatun tidak sama seperti Laraswati yang disukai oleh Kushari sejak lama. Ia tidak menyukai hal-hal yang berkaitan dengan impian Kushari yaitu tentang musik. Asminatun selalu meremehkan semangat Kushari dalam menciptakan musik. Menyadari bahwa Asminatun bukanlah seorang kekasih dalam impiannya, Kushari berusaha untuk menemukan seorang yang tepat dalam melengkapi impiannya. Ia pun berusaha untuk bersatu menjalin hubungan kembali dengan Laraswati walau banyak sekali halangan yang datang menerjang. Pada akhirnya Kushari pun berhasil menikahi Laraswati dan menceraikan R.A. Asminatun. Mereka pun bahagia dipersatukan karena saling melengkapi impian masing-masing.

Para peserta yang hadirpun sangat memberikan apresiasi terhadap pagelaran Play Performance ini. Wika salah satu panitia kegiatan ini menyampaikan sukacitanya. “Akhirnya semua terbayarkan dalam semalam. Dari tiap hari latihan, saya selalu terkesima, akan tetapi setelah pentas selesai saya  meneteskan air mata karena pertunjukan yang sangat totalitas dari semua pendukung acara” tutur panitia yang bertugas sebagai Sekretaris itu.

Lain cerita pendapat dari seorang penampil Play Performance yaitu Arista. Ia sangat antusias dengan peran yang didapatkan. “Saya mendapatkan peran sebagai bapak-bapak tua. Saya tidak menduga akan mendapat peran seperti ini, namun semua mendukung saya untuk menjalani peran itu. Saya sangat bangga karena di sini saya dapat belajar untuk lebih menerima tanggung jawab yang diberikan.” ujar mahasiswa PBI angkatan 2015 ini. Arista pun berpesan agar pada pagelaran Play Performance yang mendatang lebih dimaksimalkan, “jangan pernah takut pada sesuatu yang asing dan baru. You’ll know it because you have it”.

(ATP & KYP)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2018 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.196.26.1: - 6087.1 ms  |   27 user(s) online