www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
Diskusi dan Bedah Buku
Keeping Hope: Seeing Indonesia's Past from the Edges
USD | 09 April 2018 | 08:23 WIB
  
Diskusi dan Bedah Buku<br><i>Keeping Hope: Seeing Indonesia's Past from the Edges</i> :: usd.ac.id

Program Magister Ilmu Religi dan Budaya (IRB) Universitas Sanata Dharma pada hari Jumat (6/4/2018), menyelenggarakan diskusi dan bedah buku yang berjudul Keeping Hope: Seeing Indonesia’s Past from the Edges, karangan Baskara T. Wardaya, SJ. Dalam acara tersebut, dihadirkan dua pembicara utama dalam mendiskusikan dan membedah buku yang mengulas beragam perspektif dari orang-orang pinggiran yang menjadi saksi sejarah di tahun 1965.

Pembicara pertama adalah Dr. P. S. Hary Susanto, SJ yang merupakan dosen di Fakultas Sastra dan Fakultas Teologi USD. Dalam sesinya, Romo lulusan S3 dari Gregoriana University ini mengupas tuntas isi buku Keeping Hope dari berbagai sudut pandang. Beliau mengawalinya dari judul buku itu sendiri.

Seeing Indonesia’s Past from the Edges menurutnya memiliki arti memandang masa lalu Indonesia melalui perspektif orang-orang pinggiran. Judul ini menurutnya juga menunjukkan keberpihakan terhadap orang-orang yang terpinggirkan, yang terlupakan dan yang tersingkir. Lebih jauh lagi, Dr. P. S. Hary Susanto, SJ juga menilai adanya motif harapan ditulisnya buku dengan judul Keeping Hope ini.

“Indonesia sudah mengalami bermacam-ragam gangguan baik dari luar maupun dari dalam, pemberontakan, gelombang, badai, taufan, intervensi asing, sejak sebelum kemerdekaan dan sesudahnya, sampai sekarang masih tetap berdiri, tetap exist. Bukankah kenyataan itu memberikan harapan? Apalagi sampai 2030?” tanyanya dalam diskusi tersebut, sembari menanggapi prediksi beberapa pihak yang memperkirakan Indonesia akan bubar di tahun 2030.

Adapun pembicara kedua adalah Dr. Sri Margana, M. Hum yang merupakan seorang akademisi Fakultas Sejarah UGM. Dalam sesinya, beliau menjabarkan berbagai poin penting yang ditulis di buku Keeping Hope tersebut. Salah satu poinnya adalah Making Indonesia, Indonesia.

“Melihat Indonesia penuh dengan kenyataan yang paradox. Negara mayoritas muslim akan tetapi memilih untuk menjadi negara demokrasi. Demokrasi sudah jadi pilihan sejak kemerdekaan tetapi diperintah seperti monarkhi. Indonesia kaya sumber daya tapi masih impor barang mineral. Indonesia dengan perairan laut yang luas masih impor garam. Anehnya Indonesia masih tetap utuh setelah berbagai kesulitan yang datang menerpa.” tegas salah satu lulusan Leiden University Netherland tersebut.

Antusiasme para peserta diskusi dan bedah buku kali ini sangat baik, hal itu ditandai dengan jalannya diskusi yang berjalan sangat dinamis antara pembicara dengan peserta. Banyaknya pertanyaan dari peserta salah satunya tentang isu nasib budaya Indonesia yang saat ini tengah tergerus oleh budaya lain. Acara ini turut dihadiri oleh beberapa saksi hidup dari salah satu peristiwa kelam yang pernah terjadi di Indonesia tersebut.

(KYP & LJ)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2018 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.196.26.1: - 5926.3 ms  |   20 user(s) online