www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
Andil Guru Sejarah Terhadap Keutuhan NKRI
USD | 13 July 2017 | 16:56 WIB
  
Andil Guru Sejarah Terhadap Keutuhan NKRI :: usd.ac.id

Sabtu, 08 Juli 2017 diselenggarakan sarasehan guru sejarah di ruang Koendjono Universitas Sanata Dharma (USD). Sarasehan yang berisi diskusi tentang peran guru sejarah untuk menangkal intoleransi dan radikalisme dari ruang kelas ini membawa angin segar bagi guru sejarah se-DIY dan Jateng. Tidak hanya bagi guru sejarah saja, turut hadir pada sarasehan ini Dosen, simpatisan pendidikan, pecinta sejarah, dan masyarakat peduli NKRI.

Acara ini diselenggarakan oleh Historia 85 (Forum Alumni 85 Pendidikan Sejarah USD) bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Sejarah USD. Tema yang diangkat dalam sarasehan yaitu “Guru Sejarah Pengawal NKRI” dengan pembicara Prof. DR. H. Syafii Maarif sebagai Tokoh Nasional dan Guru Bangsa, Dr. FX. Baskara T. Wardaya, S.J., M.A. sebagai Sejarawan, dan Dr. Anton Haryono, M. Hum. sebagai praktisi pengajar sejarah.

Pembukaan sarasehan dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan doa. Dalam kata sambutan ketua sarasehan, ibu Yuni mengatakan bahwa “sarasehan ini merupakan reuni bermakna dari Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan merupakan sumbangan bagi bangsa”. Setelah kata sambutan dari ketua panitia sarasehan, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Bapak Rohandi, Ph.D. selaku Dekan FKIP USD.

Dalam diskusi sarasehan, pembicara mencoba menarik benang merah atas apa yang telah terjadi pada negeri ini dalam berbagai bidang. Sejarah memiliki andil penting dalam pembentukan bangsa. “sudah hampir 72 tahun rumah kita berdiri, negara kita, kenapa sekarang kita masih mengotak-atik fondasi rumah? Ada yang harus diperbaiki dalam sejarah negeri kita” tutur Romo Baskara SJ dalam melihat pemasalahan kepentingan politik dalam negeri.

Kesimpulan materi dari para pembicara adalah bebarapa poin penting bagi guru sejarah dalam membekali anak didik yaitu, agar buku menjadi sumber utama pengetahuan yang harus digali dan dan diwariskan kepada anak didik, guru sejarah harus menjadi guru minoritas yang kreatif, seperti yang dikatakan oleh Buya “perubahan terjadi dari kelompok kecil yang mampu berjuang dan kreatif”, kemudian berjejaring dan berdiskusi bersama menggali pengetahuan, dan terakhir guru sejarah yang menjadikan anak didik sebagai partnership untuk menjelajah sejarah negeri.

(TAO)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2017 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.162.104.113: - 202.1 ms  |   13 user(s) online