www.usd.ac.id
www.usd.ac.id
  Cerdas & Humanis
English Version  English Version
Loading
HOME TENTANG USD PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMIK
  Mail USD      Kontak
:: Berita Kegiatan
BK USD Adakan Seminar & Workshop Internasional tentang "Klitih" dan Peresmian P4KONS
USD | 05 June 2017 | 16:00 WIB
  
BK USD Adakan Seminar & Workshop Internasional tentang

Rentetan kejadian kekerasan yang  melibatkan generasi muda di Yogyakarta seperti klitih tidak bisa dianggap remeh. Yogyakarta yang berhati nyaman jangan sampai berhenti nyaman. Ini menjadi sebuah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Program studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Sanata Dharma (USD) bekerjasama dengan The Chicago School of Professional Psychology terpanggil untuk menjawab fenomena ini dengan mengadakan seminar dan workshop internasional “Bimbingan dan Konseling  Transformatif: Menghadapi tantangan klitih di kalangan remaja”. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2017 di Kampus 3 USD Paingan. Pembicara dalam sesi seminar adalah Kombes Pol Frans Tjahyono.,S.I.K.,M.H Direskrimum Polda DIY; Dr. Triyono, M.Pd Ketua Program Studi Pascasarjana Universitas Negeri Malang; Breeda McGrath, PhD dosen The Chicago School of Professional Psychology. Pembicara sesi workshop semua adalah dosen The Chicago School of Professional Psychology yaitu Lorene Jabola, PhD; Patricia Peres, PhD; dan Breeda McGrath, PhD.

Acara diawali dengan peresmian Pusat Penelitian, Pelatihan, dan Pelayanan Konselor Sekolah (P4KONS) oleh Bapak Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D selaku Rektor USD. Harapannya prodi BK semakin responsif mengkaji dan menjawab fenomena-femomena baru seperti klitih yang saat ini booming. Tujuan dari seminar ini adalah membangun pemahaman tentang kenakalan remaja yang telah menjurus kepada aksi kekerasan bagi masyarakat luas, meningkatkan pemahaman tentang pendekatan-pendekatan dan strategi-strategi  konseling untuk kenakalan remaja bagi para akademisi, konselor, praktisi, dan orang tua. Meningkatkan pemahaman tentang peranan keluarga/orang tua dan masalah-masalah dalam keluarga terhadap munculnya kenakalan remaja. Meningkatkan kreativitas pengembangan program-program pendampingan pribadi remaja yang berorientasi preventif maupun kuratif bagi para akademisi, guru konselor, dan praktisi.

Dalam seminar tersebut disampaikan tentang metode rekrutmen & regenerasi klitih. (1) Perekrutan: dilakukan oleh kakak kelas kepada adik kelas dengan metode pemilihan kira-kira yang sudah punya potensi atau berdasarkan kedekatan (dilakukan saat awal tahun ajaran baru). (2) Makrab: malam keakraban dilakukan di villa atau tempat tertutup dan besar, biasanya dilakukan di vila-vila daerah kaliurang, isi kegiatannya adalah makan-makan, minum-minum, pemaparan visi-misi dan sharing pengalaman dari senior-senior geng, doktrinasi pemahaman “pilihannya adalah membunuh atau dibunuh, menyerang atau diserang oleh geng pelajar Lain”. (3) Holiday: liburan bersama yang dilakukan untuk memupuk rasa persaudaraan agar semakin erat antar anggota geng, kegiatannya: piknik ke daerah-daerah tertentu seperti pantai atau pegunungan, makan-makan, minum, foto-foto dsb. (4) Reyen: anggota geng-geng baru mencoba untuk membuat suatu kerusuhan dengan cara: menyerang sekolah (jarang dilakukan karena alasan keamanan) atau menyerang tongkrongan, borjo, warung kopi tempat biasa nongkrong. Hal ini biasa terjadi saat awal-awal rekruitmen. (5) Klitih dan tempuk: tidak ada program khusus, dilakukan ketika ada niat dan kesempatan, niat: ketika mereka tidak ada kegiatan saat nongkrong atau pembalasan dendam, kesempatan: dilakukan ketika mereka menemukan pihak lawan melakukan aktivitas dan merasa bisa untuk dilakukan serangan.

Tindak agresi sejumlah kalangan muda seperti benang ruwet yang sulit dikejar ujung pangkalnya. Oleh karena itu diperlukan cara pandang yang tepat secara teoritis dan oleh karenanya pula dapat dirancang solusi secara tepat. Teori pilihan yang dikembangkan Glasser merupakan salah satu cara pandang yang tepat terhadap fenomena klitih. Hidup ini adalah pilihan dan manusia harus bertanggung jawab atas pilihan tingkah lakunya. Perilaku akan bertangung jawab, realistis,  dan sesuai dengan norma masyarakat, jika lingkungan diciptakan menjadi lingkungan yang penuh cinta kasih, penuh kepedulian terhadap peri kehidupan anak-anak muda. Patut diduga sebagian besar pelaku tindak kekerasan, termasuk klitih, kehilangan lingkungan yang penuh cinta dan pengharapan.

(ARS)

<< kembali

FAKULTAS

Fakultas Ekonomi
Fakultas Farmasi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Fakultas Psikologi
Fakultas Sains dan Teknologi
Fakultas Sastra
Fakultas Teologi
Program Pasca Sarjana

BIRO

Biro Administrasi Akademik
Biro Kerjasama dan Hubungan Internasional
Biro Layanan Umum
Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi
Biro Keuangan
Biro Personalia
Biro Sarana dan Prasarana
Biro Hubungan Masyarakat

LEMBAGA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Lembaga Bahasa
Lembaga Penjaminan Mutu

PROGRAM KURSUS BERSERTIFIKAT

English Extension Course
Pel. Kom. Interaktif Bhs Inggris P 60 Jam
Indonesian Language & Culture Intensive Course

LINK

Lembaga Studi Realino
ExeLSa
MonEvIn
Oriental Scholar
Politeknik Mekatronika Sanata Dharma
 

KONTAK

humas@usd.ac.id

USD WEB BADGE

WebBadge USD

JEJARING SOSIAL

Facebook Sanata Dharma Twitter Sanata Dharma Instagram Sanata Dharma
© 2017 - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  54.224.18.114: - 2466.9 ms  |   36 user(s) online