USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Sarasehan #Posteraksi: Diskusi Merespon Situasi Politik Aktual Melalui Karya Seni

diupdate: 1 bulan yang lalu


#Posteraksi, Kamis, 13 Juni 2024

Kamis, 13 Juni 2024, Program Doktor (S3) Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan sarasehan #Posteraksi, sebuah diskusi bertemakan politik dan seni yang membahas situasi politik aktual. Sarasehan ini diselenggarakan di Beringin Soekarno, Kampus II dan menjadi bagian dari pameran poster milik Alit Ambara yang sudah menghiasi beberapa titik di USD. Hadir sebagai narasumber dalam sarasehan ini Alit Ambara, Bodrek Ardana dan Dr. Stanislaus Sunardi. 
 
Alit sebagai pembuat dan pemilik poster mengatakan bahwa ia memiliki harapan bahwa poster yang dibuatnya dapat memantik diskusi terkait isu-isu politik yang sedang hangat belakangan.

#Posteraksi, Kamis, 13 Juni 2024
 
"Diskusi ini merupakan hasil dari harapan saya pada awal mengadakan pameran ini, poster yang saya pamerkan ini tujuannya memang untuk mengangkat isu-isu politik agar terciptanya diskusi-diskusi yang lebih luas dan bisa menjangkau lebih banyak atensi publik lewat cara yang unik. Pemilihan bentuk poster sebagai alat aksi juga dimaksudkan agar semua orang bisa paham karena bahasa visual lebih bisa diterima secara global dan dimengerti semua orang yang melihatnya" ungkapnya.
 
Acara berlangsung selama kurang lebih dua jam dan berjalan secara dinamis antara pemantik diskusi dan peserta sarasehan yang saling membagikan pendapat mengenai pameran poster milik Alit maupun isi dari poster tersebut yang menggambarkan beberapa kritik bagi pemerintah dan mengenang peristiwa kelam yang pernah terjadi.

#Posteraksi, Kamis, 13 Juni 2024
 
Dr. Stanislaus Sunardi menanggapi sarasehan ini sebagai wadah untuk mendiskusikan cara Alit Ambara menuangkan pendapatnya.
 
"Saya bersyukur ada karya poster ini karena penyampaiannya sangat unik dan merupakan cara mas Alit merespon keadaan kita sekarang dengan caranya sendiri. Karya poster ini bukan hanya sebagai karya seni namun juga sebagai alat aksi menghadapi situasi sekarang," ujarnya.

(VS/DKS-Humas)

  kembali