USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Dua Dosen USD Raih Anugerah Peserta Terbaik dalam Academic Leader 2024 Tingkat LLDIKTI V

diupdate: 1 bulan yang lalu

dok. Humas LLDIKTI V

USD- Kamis, 16 Mei 2024, dua dosen USD yaitu Dr. B. Widharyanto dan Barli Bram, M.Ed., Ph.D., meraih anugerah Academic Leader 2024 tingkat LLDIKTI V Yogyakarta. B. Widharyanto (Prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia) meraih Peserta Terbaik 1 Kategori Bidang Sosial Budaya, sementara Barli Bram (Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris) meraih Peserta Terbaik 2 Kategori Bidang Kependidikan.

Program anugerah Academic Leader yang diprakarsai oleh Kemendikbudristek diberikan bagi para dosen yang dinilai telah menghasilkan karya inovatif dalam bidang tridharma. Mereka yang mendapatkan anugerah tersebut dinilai mempunyai kontribusi nyata terhadap pencapaian indikator kinerja utama (IKU), mampu menjadi inspirasi bagi teman sejawat dan menghasilkan karya bermanfaat bagi pembangunan nasional. Anugerah Dosen sebagai Academic Leader ini merupakan salah satu prakarsa untuk menggelorakan dan memperkuat implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Atas keberhasilan ini, B. Widharyanto mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saya merasa sangat bersyukur karena apa yang saya tekuni selama ini mendapat apresiasi. Namun tentu hal ini bukan prestasi pribadi semata, karena apa yang saya tekuni juga melibatkan peran serta dan dukungan banyak pihak, seperti pimpinan universitas, para kolega, para mahasiswa dan juga mitra kerjasama,” ujarnya.

Sebagai seorang dosen, selama dua puluh tahun beliau melakukan berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian dengan kelompok-kelompok masyarakat menggunakan pendekatan humanistik dan terintegrasi dengan seni dan budaya.

dok. Humas LLDIKTI V

“Hal yang membanggakan saya adalah ketika ide dan gagasan tentang pendidikan bahasa Indonesia, yang terintegrasi dengan seni dan budaya, berbasis pendekatan humanistik bisa diterapkan oleh banyak yayasan pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah 3 T. Banyak sekolah yang akhirnya menerapkan dan merasakan perubahan yang lebih baik dalam proses pembelajaran di kelas bahasa maupun dampaknya pada sikap anak didik yang lebih santun, beretika, dan menjujung tinggi seni dan budaya bangsa,” ujarnya.

Sebagai Peserta Terbaik 1 Bidang Seni dan Budaya, Dr. B. Widharyanto akan mewakili LLDIKTI V dalam program yang sama di tingkat nasional.

Sementara itu, Barli Bram yang meraih Peserta Terbaik 2 Bidang Pendidikan, mengungkapkan terima kasih kepada banyak pihak yang telah mendukung dan mempercayainya.

“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini. Tentunya saya bersyukur atas capaian ini dan berterima kasih kepada banyak pihak yang telah mendukung dan mempercayai saya,” ungkapnya.

dok. Humas LLDIKTI V

Barli banyak berkiprah di bidang pengelolaan jurnal. Beliau adalah editor-in-chief ELTR (English Languange Teaching Research) Journal serta Kepala Divisi Jurnal dan Publikasi Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (APSPBI). Di tingkat prodi, beliau menjadi editor-in-chief LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching.

“Saya sangat gembira dapat mengelola LLT Journal dan berhasil mengindeksasikannya dalam Scopus sejak 8 Juli 2023. Saat ini LLT Journal sudah sudah masuk kategori Scopus Quartile 4,” ujarnya.

Keberhasilan kedua dosen FKIP dalam anugerah Academic Leader ini tentunya menjadi hal yang berkontribusi positif bagi semakin menguatnya reputasi Universitas Sanata Dharma sebagai perguruan tinggi yang unggul, memiliki karya inovatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap, banyak dosen di Sanata Dharma juga memiliki kesempatan untuk bisa berkompetisi dan mendapatkan anugerah academic leader ini. Semoga ke depan, hal ini dapat kita persiapkan lebih baik lagi secara internal, karena sebenarnya dosen-dosen USD memiliki cukup banyak karya inovatif dalam tridharma dan memiliki kekhasan,” ujar B. Widharyanto.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Barli.

“Perlu ada konsolidasi internal, agar dosen-dosen kita yang memiliki karya inovatif dan punya kekhasan Sanata Dharma, seperti misalnya penelitian dan pengabdian di berbagai bidang yang bertema UAP (Universal Apostolic Preferences-red), dapat meraih anugerah ini” pungkasnya.
 
(AFH)

  kembali