USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Penarikan Mahasiswa KKN Mandiri USD Angkatan 61

diupdate: 3 minggu yang lalu






Kamis, 4 Februari 2021 Pusat Kuliah Kerja Nyata (PKKN) Universitas Sanata Dharma (USD) mengakhiri kegiatan KKN Mandiri angkatan 61. Kegiatan KKN diakhiri dengan acara penarikan yang dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom dan kanal YouTube Humas USD. Selain secara daring, terdapat beberapa perwakilan peserta secara luring di Ruang Kadarman, Kampus II USD. Program KKN Mandiri yang mengusung tema “Satukan Hati, Pikiran, dan Jiwa bersama Masyarakat Melawan Pandemi Covid-19” dilaksanakan pada tanggal 5 Januari sampai dengan 4 Februari 2021.

Dr. Sebastianus Widanarto Priyowuntato, S.Pd., M.Si. selaku Kepala Pusat KKN USD saat memberikan laporan menuturkan bahwa mahasiswa yang melaksanakan program KKN Mandiri angkatan 61 terdiri dari bidang pendidikan, teknologi, kesehatan, ekonomi, kebudayaan, dan seni. Data peserta KKN tersebut dengan rincian sebagai berikut: sebanyak 916/66,18% mahasiswa menyelesaikan satu program kerja, 390/28,18% mahasiswa menyelesaikan dua program kerja, 73/5,28% mahasiswa lainnya menyelesaikan tiga program kerja, dan 5/0,36% mahasiswa menyelesaikan empat program kerja. Lokasi tempat mahasiswa melaksanakan KKN Mandiri tersebar di Indonesia, tiga provinsi terbanyak yaitu di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 729 mahasiswa, Jawa Tengah sebanyak 335 mahasiswa, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 46 mahasiswa. Sebanyak 258 mahasiswa lainnya tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia. Setiap mahasiswa memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membuat laporan di Learning Management System (LMS) USD dan mengunggah kegiatan yang dilakukan mahasiswa ke YouTube. Sasaran KKN Mandiri angkatan 61 bervariasi terdiri dari balita, ibu-ibu, komunitas virtual, anak SD, pemuda, dasawisma, tunawisma, RT/TW dan sebagainya. Secara keseluruhan KKN telah berjalan dengan baik.

Rektor USD, Drs. Johanes Eko Priyatmo, M.Sc., Ph.D. mengatakan KKN yang dilaksanakan secara unik ini telah usai dan berakhir. KKN saat ini merupakan KKN kedua yang berlangsung secara unik. Persoalan yang menjadi pokok saat ini adalah bagaimana KKN yang berlangsung secara unik ini tetap bisa mencapai tujuan pokoknya yakni berkembangnya semangat bela rasa serta tumbuhnya kesadaran yang tinggi terhadap tanggung jawab pribadi dan lingkungan. Terdapat beberapa sikap dasar yang harus terus dikembangkan dalam menghadapi situasi yang berat ini yakni terus menerus mengembangkan sikap kemandirian, baik kemandirian hidup, kemandirian belajar dan kemandirian sikap. Sikap kedua adalah keterbukaan, realitas pandemi ini bisa dihadapi apabila kita dapat terbuka terhadap kemungkinan baru, karena aktivitas sebelum pandemi tidak bisa kita lakukan lagi saat ini. Kemandirian dan keterbukaan diharapkan dapat menjadi kesiapan dan kemandirian untuk belajar di era yang tidak nyaman dan era kesendirian. Selain itu, Rektor USD juga memiliki harapan semoga mahasiswa mendapat pengalaman-pengalaman berharga dalam KKN yang berlangsung unik ini. Selamat datang kembali ke kampus untuk menikmati suasana belajar, melaksanakan bimbingan studi dan pengisian KRS, serta siap mengerjakan tugas-tugas.

Acara penarikan diakhiri dengan penerimaan kembali secara resmi mahasiswa peserta KKN Mandiri oleh Rektor USD dengan simbolisasi penyerahan bendera Competence, Conscience, dan Compassion (3C) bersama dua orang perwakilan peserta KKN.

(JCLA & KTI)

  kembali