USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Monica Ella Harendita Bersama Pusat Pengembangan USD Kembangkan Inovasi Pembelajaran

diupdate: 3 minggu yang lalu


Ilmu pengetahuan memungkinkan manusia menggunakan kemampuan untuk menciptakan suatu temuan baru dan memodifikasi sesuatu yang sudah ada. Oleh sebab itu, pendidikan menjadi sarana penting untuk mendukung peserta didik dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan menciptakan inovasi baru.

Menanggapi hal tersebut, Universitas Sanata Dharma (USD) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kualitas pembelajaran yang mencakup Competence, Conscience, and Compassion (3C) dan sejalan dengan semangat Ignasian. Oleh karena itu, USD membentuk suatu wadah yang difokuskan untuk mengembangkan mutu pembelajaran. Wadah tersebut adalah Pusat Pengembangan dan Inovasi Pembelajaran (PPIP). PPIP merupakan pengembangan bentuk dari Pusat Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pembelajaran (P3MP).

Monica Ella Harendita, M.Ed. Kepala PPIP, bersama dengan beberapa rekan kerjanya menjalankan tugas dalam menggerakkan PPIP sebagai tempat yang mampu mendukung aktivitas pembelajaran di USD melalui program-program yang telah disusun. Ella, sapaan akrabnya, ia mengemban tanggung jawab ini sejak awal tahun 2018 dengan masa jabatan selama 4 tahun.

Sebagai Kepala PPIP, Ella berusaha untuk terus menggali inovasi baru dalam mengembangkan metode dan media pembelajaran. PPIP memiliki beberapa program dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan produksi ilmu pengetahuan. Program tersebut terdiri dari program penelitian, hibah penyusunan buku ajar (Hibah PBA), hibah penerapan penelitian tindakan (action research) dalam perkuliahan (PAR), dan hibah pengembangan model flipped learning. Selain itu, PPIP juga kerap mengadakan workshop model-model pembelajaran bagi dosen-dosen USD. Pada tahun 2018, PPIP menyusun buku refleksi dosen dan mahasiswa yang berisi mengenai pengalaman berkesan terkait pembelajaran yang pernah dialami oleh dosen dan mahasiswa di USD. Saat ini, PPIP sedang mengembangkan belajar.usd.ac.id, sebuah e-learning yang dikembangkan dengan berbasis Learning Management System (LMS) Moodle. Tujuan dari e-learning ini yaitu untuk pemanfaatan teknologi secara positif dalam mendukung mobile learning.


Tak hanya itu, untuk mendukung program yang ada, PPIP memiliki tim pengembang untuk penelitian yang terdiri dari 9 dosen dari 5 program studi, sedangkan untuk pengembangan e-learning terdapat 6 dosen dan dibantu oleh Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI).

Penelitian yang dilakukan oleh PPIP bertujuan untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan maupun diperbaiki supaya kualitas pembelajaran di kelas menjadi lebih baik. Salah satu survei yang dilakukan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa ada beberapa metode pembelajaran yang digunakan oleh dosen yaitu student presentation, group discussion, dan task based. Metode yang paling sering digunakan adalah student presentation. Meskipun kegiatan ini berpusat pada mahasiswa (student-centered) serta meningkatkan partisipasi dan keaktifan mahasiswa, mereka sering merasa bosan dan membutuhkan kegiatan baru yang menarik dan juga interaktif di kelas. Dari data yang diperoleh, PPIP berusaha untuk meramu suatu inovasi aktivitas pembelajaran dan pengembangan metode pembelajaran baru yang bisa dijadikan sebagai solusi alternatif  untuk diimplementasikan di kelas. Ella mengatakan bahwa inovasi bukan hanya sekedar aplikasi canggih yang digunakan untuk mengajar, tetapi teknologi yang dibarengi dengan cara mengajar yang tujuannya meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selama mengemban tugas sebagai Kepala PPIP, Ella mendapat begitu banyak pengalaman. Selain itu, ia belajar untuk semakin mengolah diri terutama membagi perannya sebagai seorang Kepala PPIP, dosen, dan juga ibu rumah tangga. Menurutnya, inilah bagian yang menarik ketika ia harus menjalankan setiap tugas dengan sebaik-baiknya. “Saya percaya, di mana pun saya berada, di situlah tempat pelayanan saya. Jadi, saya harus melakukan yang terbaik supaya apa pun yang saya kerjakan itu sungguh-sungguh bermakna bagi orang-orang di sekitar saya. Yang penting adalah menjalani hidup dengan penuh rasa syukur. Kalau ada kesulitan, wajar. This too shall pass.” jelasnya secara lugas (22/6/2019).

Ella berharap, PPIP dapat terus berkembang sehingga ke depannya seluruh program studi dapat memaskimalkan potensinya masing-masing dan memberikan sarana bagi dosen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Ia bersama PPIP dengan dukungan dari pihak rektorat dan para dosen akan terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pembelajaran dalam rangka menciptakan pendidikan yang memanusiakan manusia muda.

(VYA & TNU)

  kembali