USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Pusat Studi Lingkungan USD Ajarkan kepada Anak untuk Jadi Bagian dari Alam Semesta

diupdate: 2 minggu yang lalu


Pusat Studi Lingkungan (PSL) Universitas Sanata Dharma (USD) pada hari Selasa-Rabu (9-10/7) menyelenggarakan conservation scout dengan tema Adventure Safari Kids. Acara ini adalah acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh PSL yang menyasar kepada anak. Pada awal pencetusan acara ini, panitia membuka 60 kuota peserta, namun mempertimbangkan keefektifan kegiatan, panitia lalu memangkas jumlah peserta agar lebih intensif. Pada tahun ini peserta berjumlah 12 anak yang berasal dari berbagai sekolah.

Acara conservation scout tersebut memiliki dua rangkaian kegiatan. Pada hari pertama, anak-anak diajak untuk mengenali jejak binatang dan mengidentifikasi cara hidup hewan-hewan di lingkungan PSL. Hal itu ditujukan agar anak menyadari pentingnya hutan bagi kehidupan makhluk hidup. Kemudian pada hari kedua, anak-anak diajak untuk melakukan senam Yoga, belajar tari tradisional sederhana, mengenal wayang, cooking dengan bahan umbi-umbian, dan terakhir anak-anak belajar langsung membatik dengan teknik eco print. Selain dua rangkaian acara tersebut, anak-anak juga belajar berbagi melalui hal-hal sederhana antara lain berbagi makanan dan berbagi rasa kepedulian dengan teman lain. “Dengan makanan segini, kalau dibagi dua belas itu jadinya gimana. Supaya anak-anak memikirkan dan menyadari bahwa mereka tidak hidup sendiri.” terang dosen program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar USD, Wahyu Wido Sari, M.Biotech.

Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak menyadari bahwa apapun yang kita lakukan dan kita hidupi akan berdampak juga kepada diri kita sendiri. “Payung besarnya dari kegiatan anak-anak di PSL adalah mengajari anak-anak bahwa mereka adalah bagian dari alam semesta.” tutur Wahyu Wido Sari, M.Biotech. sebagai pencetus kegiatan conservation scout.

Puspita Ratna Susilawati, M.Sc. selaku Ketua PSL USD sangat mendukung kegiatan ini, melihat bahwa meskipun PSL berada di lingkungan perkotaan tetapi dapat dimanfaatkan sebagai sarana mengenal alam, terlebih bagi anak-anak.

(SAP & VS)

  kembali