USD Akreditasi A English Version Alumni Email USD

Hari Studi Pejabat USD: “Mengawal Pertumbuhan Program Studi Lewat Akreditasi”

diupdate: 2 minggu yang lalu



Hari Jumat hingga Sabtu (17-18/5), para pejabat Universitas Sanata Dharma (USD) mengadakan kegiatan crosscheck akreditasi program studi. Kegiatan yang menjadi agenda acara Hari Studi Pejabat USD ini bertempat di Hotel Griya Persada-Kaliurang, dengan mengusung tema “Mengawal Pertumbuhan Program Studi Lewat Akreditasi”. Peserta dalam kegiatan ini adalah segenap Dekan, segenap Wakil Dekan, segenap Ketua Program Studi, segenap Wakil Ketua Program Studi, serta Kepala Unit yang terlibat langsung dalam pengisian Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0.

Romo Eko Budi Santoso, SJ, S.Pd., Ph.D. selaku Sekretaris Pelaksana Mission and Identity USD, saat memberikan pengantar pembukaan kegiatan Hari Studi Pejabat menyampaikan bahwa Ristekdikti mulai memberlakukan Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 (IAPS 4.0), dokumen ini akan kita pakai bersama, tidak hanya untuk pengisian borang tetapi lebih jauh kita ingin mengadakan reorientasi program studi agar pelayanan kita semakin lebih baik. “Oleh karena itu, tujuan kegiatan Hari Studi Pejabat ini adalah (1) meningkatnya pemahaman peserta terhadap IAPS 4.0, (2) meningkatnya pemahaman peserta terhadap arah program studi sesuai dengan misi dan visi program studi serta tuntutan IAPS 4.0, dan yang terakhir (3) meningkatnya ketrampilan peserta untuk membantu tenaga pendidik dan tenagakependidikan di lingkup program studi dalam mengisi IAPS 4.0.” tegas Romo Eko menutup pengantarnya.

Narasumber kegiatan Hari Studi Pejabat tersebut adalah tiga orang perwakilan dari jajaran Rektorat USD, yakni Drs Johanes Eka Priyatma, M.Sc, Ph.D., selaku Rektor USD; Rohandi, Ph.D., selaku Wakil Rektor I USD; dan Drs. Aufridus Atmadi, M.Si., selaku Wakil Rektor II USD.

Pak Eka, begitu sapaan Rektor USD, mengatakan bahwa beliau sangat senang karena tahun ini bisa ikut dalam kegiatan yang setiap tahunnya membahas isu dari internal dan eksternal, khususnya dalam hal perubahan lingkungan di mana kita hidup. Lebih lanjut beliau menjelaskan, bahwa perubahan yang terjadi di Indonesia karena adanya regulasi. Kaitannya dengan pendidikan adalah karena pendidikan yang ada di Indonesia bersifat sangat diatur, sehingga instansi manapun harus mengikuti regulasi yang ada. “Lembaga pendidikan yang ada di Indonesia ini bersifat sangat diatur. Bukan hanya program studi saja, gelar pun diatur, sks juga. Meskipun kita punya konsep ekonomi sendiri tetapi kita sangat diatur mengenai hal itu.” jelas Pak Eka. Menurut beliau, meskipun regulasi yang terjadi mengancam kita, mulai dari yang drastis sampai yang biasa saja, tetapi beliau meminta para pejabat khususnya, untuk mengambil sisi positif dari regulasi yang terjadi saat ini. Dan Pak Eka mengajak untuk mengubah ancaman menjadi kesempatan, melihat peluang sebaik mungkin untuk membuat pertumbuhan akreditasi masing-masing program studi di USD. Hal-hal itulah yang diusahakan dalam diskusi Hari Studi Pejabat ini.

(VHPR & FJ)

  kembali