Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Sanata Dharma

BERITA KEGIATAN

PKM-M USD Bersama Warga Klaseman Perduli terhadap Lingkungan
Pendidikan Biologi | 15 July 2013
PKM-M USD Bersama Warga Klaseman Perduli terhadap Lingkungan :: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USD Yogyakarta

Salah satu wujud kepedulian mahasiswa program studi Pendidikan Biologi USD terhadap lingkungan adalah tentang pengelolaan sampah yang tertuang dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). PKM bidang Pengabdian Masyarakat yang telah didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti)  tersebut berjudul “Pelatihan Pemanfaatan Barkas Sebagai Media Bertani Mandiri Masyarakat Perkotaan yang Hemat Lahan, Biaya, dan Tenaga dengan Menggunakan Teknik Bonek”. Program tersebut diusulkan oleh Anggi Chikitta (2010) sebagai ketua, Ardy Wicaksono (2010) dan Fransiskus Tuli Repi (2011) sebagai anggota di bawah bimbingan Dr. Ir. Wiryono P.,SJ. Waktu pelaksanaan program dimulai pada 10 Maret dan diakhiri pada 02 Juni 2013.

Klaseman RT 05 RW 38 Sinduharjo, Ngaglik, Sleman adalah sebagai masyarakat  sasaran program. Fokus kegiatan melibatkan ibu-ibu yang tergabung dalam dasa wisma yang beranggotakan ± 25 orang. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan dan pelatihan tentang pemanfaatan sampah dan barang bekas sebagai media menanam sayur yang dapat dikonsumsi dalam skala rumah tangga. Istilah “barkas” dan “bonek” sendiri mempunyai kepanjangan barang bekas dan botol unik & kreatif. Kegiatan ini menuntut kreatifitas warga dalam berkarya dengan sampah yang dihasilkan. Harapannya sampah yang dihasilkan mempunyai nilai guna lebih dan volume sampah terbuang menjadi berkurang.

pkm-m pendidikan biologi USD 1

Pelaksanaan kegiatan pertama berupa sosialisasi tentang pemilahan sampah. Metode yang digunakan berupa presentasi dan tanya jawab interaktif. Kegiatan kedua berupa penyuluhan mengenai ekonomi budidaya tanaman sayur dan pengelolaan serta pemanfaatan sampah yang dilaksanakan di rumah ketua RT 05. Seusai program penyuluhan dilanjutkan dengan pelatihan kepada warga. Pelatihan yang pertama kali dilakukan adalah pembuatan komposter dengan menggunakan barang bekas. Pelatihan ke dua adalah pembuatan efektif mikroorganisme yang berbahan dasar sampah buah. Pelatihan yang terakhir adalah tentang pembuatan media pot dengan menggunakan bahan dasar sampah botol bekas. Seusai warga membuat media maka warga yang datang dibagikan benih tanaman sayur. Diakhir program tim membagikan artikel tentang potensi pembudidayaan sayur dengan mengunakan metode bonek.

pkm-m pendidikan biologi USD 2

Beberapa minggu setelah pelatihan pembuatan media dilakukan monitoring terhadap keberlanjutan program. Masih banyak warga yang menerapkan hasil penyuluhan dan pelatihan yang pernah dilaksanakan. Ketercapaian program berupa terjadinya peningkatan pemahaman warga yang significant. Di lain sisi aplikasi tentang pengolahan sampahnya sendiri masih kurang berjalan. “Manusia hidup tidak akan pernah berhenti menghasilkan sampah. Kegiatan pengelolaan sampah yang baik dan benar bisa dilakukan dengan langkah sederhana yang dimulai dari diri kita sendiri. Mulailah pemilahan sampah dengan cara menempatkan sampah pada tempat yang benar sesuai dengan jenisnya. Sederhana, namun jika dilakukan secara bersama hasilnya menjadi luar biasa” disampaikan oleh Anggi Chikitta ketua team PKM-M 2012 USD. (aw)

lihat berita Pendidikan Biologi lainnya>>
hal. 1  2  3  4  5  ...  27
 
© 2014 - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  |  Kontak Kami  | 7 user(s) online