USD | 29 Desember 2009 | 09:07:20
Rektor Universitas Sanata Dharma Dr. Ir. P. Paulus Wiryono Priyotamtama, SJ, M.Sc. menyampaikan laporan tahunan menyangkut kinerja USD di tahun 2009 Sabtu (19/12) di kampus III Paingan Maguwoharjo Deok Sleman yang dikemas dalam acara Puncak Dies Sanata Dharma ke-54. Romo Wir, panggilan akrab Rektor periode 2006-2010 ini mengawali laporannya dengan renungan tema dies natalis, yaitu Pendidikan sebagai Pembentukan Watak Bangsa. “Apakah pendidikan di USD sudah mengarah kepada pembentukan kekuatan yang dibutuhkan untuk membebaskan bangsa Indonesia dari krisis mentalitas, seperti korupsi, perusakan lingkungan, keridakpedulian sosial, disntegrasi, dan lain-lain?”, ungkap Rektor. USD telah mengarah ke sana. Melalui penggalian humanisme tokoh sekaligus salah satu pendiri Sanata Dharma, Pater N. Driyarkara, S.J., USD memantapkan program pengembangan karakter mahasiswa yang telah dicanangkan dari 2008.
Dalam evaluasi kinerja USD 2009, Rektor memaparkan lima sasaran yang dicapai, yaitu semakin mantapnya kesehatan organisasi, peningkatan kualitas proses akademik dalam bentuk produtivitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, peningkatan efisiensi eksternal melalui jejaring, relevansi kurikulum, pengembangan softskill mahasiswa, dan pemberdayaan alumni, berkembangnya program-program unggulan, dan akutualisasi USD sebagai unviersitas Jesuit.
“Secara umum sebagian besar indikator output tahun 2009 dalam sasaran pertama telah tercapai”, tegas Rektor. Hal ini terbukti degan adanya pembuatan system informasi, SOP, evaluasi kinerja pejabat, termasuk Rencana Kegiatan Anggaran (RKA). Dari sisi proses akademik, semakin meningkat dosen yang berjabatan lector dan lector kepala, semakin meningkatnya model pembelajaran, pemakaian exelsa, dan program pembelajaran berbasis digital. Peningkatan output juga terlihat meningkatnya jmlah artikel, buku, makalah seminar baik nasional maupun internasional. Jejaring diperluas melalui keanggotaan USD di ASEACCU dan ACUCA, Kuliah Kerja Profesi, Dharma Siswa, dan pertukaran mahasiswa. Aktualisasi USD sebagai universitas Jesuit telah terwujud dengan bergeraknay dinamika pengembangan spiritualitas Ignasian melalui Campus Ministry, Mission Identity, dan Pusat Studi Ignasian. Program pendampingan mahasiswa dan penanaman nilai-nilai dalam kurikulum atau mata kuliah telah ditindaklanjuti. “Namun demikian ada sasaran yang belum secara menggembirakan dicapai, yaitu berkembangnya program-program unggulan”, lanjut Rektor. “Sasara ini belum dapat dinilai saat ini karena program-program unggulan yang ada masih berupa embrio. Capaian sasaran ini perlu menunggu tahun 2010 untuk bisa melihat dan menilainya”, tambah mantan profinsial Serikat Yesus ini.
Sekalipun sebagian besar output telah tercapai, menurut Rektor ada beberapa tantangan yang masih harus dihadapi USD. “Menurunnya akreditasi beberapa prodi, sedikitnya respon masyarakat terhadap program studi tertentu, masih rendahnya produktivitas penelitian dan belum meratanya penggunaan system informasi merupakan tantangan yang harus segera dijawab”, tandas Rektor. (Tti)
|